PUPR Sudah Bangun 21 Rumah untuk Korban Cianjur, Harganya Rp 150 Juta

Nadya Zahira
12 Desember 2022, 08:12
gempa cianjur, rumah, rumah rusak
ANTARA FOTO/Novrian Arbi/tom.
Gempa Cianjur tak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan puluhan ribu bangunan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan 21 rumah dari target 200 unit Rumah Instan Sederhana Sehat atau RISHA  untuk korban gempa Cianjur. Rumah sederhana dengan struktur tahan gempa tersebut dibangun dengan biaya Rp 150 juta per rumah.

"Pembangunan RISHA sudah berjalan 10 hari dan tercatat sudah ada sekitar 21 unit yang terbangun. Jumlahnya akan terus meningkat karena prosesnya cepat sekali dan lebih mudah," ujar Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto, yang dikutip dalam keterangan resmi, Senin (12/12).

Rumah khusus ini dibangun dengan teknologi RISHA di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. Lokasi seluas 2,5 hektare ini disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur guna merelokasi masyarakat terdampak bencana. 

Adapun status lahan tersebut telah dinyatakan clean and clear berdasarkan justifikasi BMKG. Daerah tersebut aman dan tidak berada di daerah patahan dan rawan lainnya. Badan Geologi juga menilai topografi lahan aman dan layak bangun serta sesuai dengan tata ruang pemerintah daerah setempat.

"BMKG telah memastikan bahwa lahan tempat relokasi ini aman dari patahan cesar aktif, dan aman dari risiko fatal bencana," kata Iwan. 

Kementerian PUPR saat ini telah menunjuk BUMN, PT Brantas Abipraya untuk membangun rumah-rumag tersebut. Ia mengatakan, total ada sekitar 180 pekerja yang membangun unit-unit rumah tersebut. Ia pun tidak menutup peluang padat karya bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga proses pengerjaan di lapangan bisa lebih cepat.

“Targetnya, 80 unit RISHA tahap pertama selesai pada akhir Desember. Untuk tahap kedua sebanyak 120 unit akan kami upayakan selesai pada minggu ketiga bulan Januari 2023,” ujar Iwan.

 Iwan menjelaskan, Kementerian PUPR juga akan melengkapi fasilitas perumahan ini dengan prasarana sarana dan utilitas yang memadai. Ada pula  jaringan listrik, saluran air bersih PDAM dan tempat pengelolaan sampah terpadu juga akan dibangun sehingga masyarakat yang direlokasi menjadi lebih nyaman.

"RISHA ini dibangun dengan biaya Rp 150 juta per unit dan memiliki tipe 36 dan dibangun di atas lahan 75 meter persegi. Di dalamnya ada ruang keluarga, dua kamar tidur, kamar mandi dan dapur," kata Iwan

Reporter: Nadya Zahira
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait