Startup Logistik Paxel Catat Pertumbuhan Bisnis 30% per Bulan

Pertumbuhan bisnis Paxel yang mencapai dua digit setiap bulannya ditopang bisnis e-commerce yang melaju kencang.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
31 Agustus 2019, 20:33
paxel
Katadata/Dimas Jarot Bayu
Startup di sektor logistik, Paxel bekerja sama dengan PSSI.

Perusahaan rintisan digital (startup) di sektor logistik, PT Paxel Teknologi Unggul (Paxel) mengklaim pertumbuhan bisnisnya mencapai 25-30 persen setiap bulan. Pertumbuhan bisnis perseroan antara lain ditopang oleh bisnis e-commerce yang tumbuh cukup kencang.

"Rata-rata kami per bulan di atas 25-30% peningkatannya," ujar CEO Paxel Bryant Christanto di Garuda Store, Jakarta, Sabtu (31/8).

Bryant mengatakan, tingginya pertumbuhan bisnis Paxel didorong oleh gaya hidup generasi muda saat ini yang serba cepat. Mereka, kata Bryant, menyambut layanan pengiriman dalam sehari antarkota antarprovinsi (same day delivery) yang menjadi unggulan Paxel.

(Baca: Paxel Sediakan Loker Pintar di GBK)

Selain itu, generasi muda juga lebih menyukai sistem layanan logistik berbasis digital yang diusung Paxel ketimbang yang berbasis konvensional. "Secara industri segmen ini naiknya lebih cepat dibandingkan industri logistik secara keseluruhan karena  didorong oleh e-commerce," kata Bryant.

Kontribusi paling besar ke bisnis Paxel berasal dari pengiriman logistik di sektor makanan, kosmetik, dan fesyen. Sementara, wilayah yang memberikan kontribusi paling besar terhadap bisnis Paxel, yakni Jabodetabek dan Bandung.

(Baca: Moeldoko Sebut Jokowi Bakal Temui Para Tokoh Papua)

Saat ini, Paxel sudah menjangkau delapan wilayah, yakni Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang dan Bali.Dari delapan wilayah tersebut, perusahaan telah memiliki sekitar 500 ribu pengguna aktif. 

Startup logistik ini juga berencana melakukan ekspansi ke dua wilayah lainnya pada akhir 2019, yakni Medan dan Makassar.

"Kami juga harus persiapkan sistem, SDM, operasional biar cukup kuat menghadapi growth ke depannya," kata Bryant.

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait