Kedai Sayur Raih Pendanaan Rp 57 Miliar yang Dipimpin East Ventures

Kedai Sayur mengumumkan telah mendapatkan pendanaan baru sebesar US $4 juta atau sekitar Rp 57 miliar.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
23 Agustus 2019, 11:42
startup, kedai sayur
Katadata
Kedai Sayur mengumumkan telah mendapatkan pendanaan baru sebesar US $4 juta atau sekitar Rp 57 miliar.

Startup di bidang digitalisasi tukang sayur keliling, Kedai Sayur mengumumkan raihan pendanaan baru sebesar US $4 juta atau sekitar Rp 57 miliar. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures dan diikuti oleh SMDV, Grup Triputra, dan Multi Persada Nusantara.

Co-Founder dan CEO dari Kedai Sayur Adrian Hernanto mengatakan, dana segar ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah Mitra Sayur, mengembangkan jaringan supplier, sekaligus mengembangkan teknologi mereka. Mitra Sayur adalah tukang sayur dan pedagang ritel yang bekerja sama dengan Kedai Sayur. 

"Ini hanya awal dari perjalanan kami untuk mendukung para tukang sayur lebih jauh, dan kami bersyukur bisa mendapat kepercayaan dari para investor dan mitra kami," ujar Adrian melalui siaran pers, Jumat (23/8).

(Baca: East Ventures Tambah Modal Startup Penyedia Solusi Pemasaran)

Ia menjelaskan mayoritas pedagang sayur saat ini masih kesulitan mendapatkan produk segar dengan harga yang kompetitif akibat rantai pasokan (supply chain) panjang. Panjangnya rantai pasokan, menurut dia, membuat harga produk lebih tinggi hingga dua atau tiga kali lipat dkesegaran produk menurun.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya membantu para pedagang sayur menghadirkan komoditas segar yang berkualitas dengan harga terbaik untuk dijual melalui digitalisasi.

(Baca: East Ventures Pimpin Investasi Rp 18,7 Miliar di Startup Kedai Sayur)

Hingga kini, Kedai Sayur telah menyediakan lebih dari 300 produk di pusat distribusi mereka dan semuanya dapat diakses oleh Mitra Sayur melalui aplikasi mobile mereka.

Sejak didirikan, startup yang baru berumur sembilan bulan ini telah mengalami perkembangan signifikan dalam hal pertumbuhan jumlah pedagang sayur dan mitra, yakni mencapai 520%. Selain itu, GMV (gross merchandise value) perusahaan  juga telah berkembang sebesar 600%.

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait