BRI Ventures Kucurkan Rp1 Triliun untuk LinkAja dan Startup Lain

Dari total Rp3,5 triliun yang dikucurkan BRI ke BRI Ventures, sekitar Rp1 triliun telah disuntikkan ke LinkAja dan satu perusahaan startup lain.
Michael Reily
Oleh Michael Reily
8 Agustus 2019, 18:42
bri, startup, linkaja
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi Linkaja. BRI Ventures telah menyuntikkan modal Rp1 triliun ke LinkAja dan satu startup lain.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengaku telah mengucurkan suntikan modal kepada anak usahanya PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) sebesar Rp3,5 triliun guna berinvestasi pada perusahaan-perusahaan rintisan (startup). Dari total dana tersebut, sekitar Rp1 triliun telah disuntikkan kepada fintech sistem pembayaran milik BUMN, Link aja dan satu perusahaan startup lainnya.

"Kami sudah dapat persetujuan OJK (suntik LinkAja)," ujar Direktur Teknologi dan Informasi BRI Indra Utoyo di Jakarta, Kamis (8/8).

(Baca: Adu Kuat GoPay dan OVO di Lahan Parkir)

Indra menjelaskan investasi dilakukan karena BRI ingin ikut serta dalam pembangunan ekosistem. Apalagi, menurut dia,  85% dari 35 juta nasabah BRI  merupakan UMKM yang tersebar hingga ke daerah terpencil. Dengan demikian, digitalisasi penting untuk meningkatkan layanan keuangan perusahaan. 

Oleh karena itu, pihaknya ingin ikut serta dalam pembangunan ekosistem digital, terutama dengan melakukan akuisisi dan kemitraan strategis dengan startup hingga 2022.

Indra mengungkapkan ada 7 ekosistem yang jadi fokus permodalan BRI, yaitu agromaritim, edukasi, kesehatan, transportasi, kreatif, pariwisata, serta retail. "Dua sudah close deal, beberapa masih dalam pipeline," katanya.

(Baca: Cerita JK Soal Usahanya yang Merugi karena Tak Pakai Teknologi)

Dia mengungkapkan banyak potensi startup yang bakal BRI sediakan pendanaannya. Selain modal ventura, BRI juga punya produk BRI Incubator sebagai program akselerasi bisnis UKM.

Meski begitu, BRI bakal mengedepankan manajemen risiko bisnis. Sehingga, BRI Venture bakal memberikan dana kepada potential startup yang sudah punya pertumbuhan wajar serta traksi yang terlihat.

Reporter: Michael Reily
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait