Instagram akan Hadirkan Iklan di IGTV, Selebgram Dapat Bagi Hasil

Instagram akan membagikan 55% pendapatan iklan melalui IGTV kepada para selebram atau influencer yang membuat konten pada fitur aplikasi tersebut.
Image title
28 Mei 2020, 14:11
instagram, iklan, IGTV, fitur aplikasi
alexey malkin|123RF.com
Ilustrasi. Instagram mengatakan, iklan di IGTV akan mulai muncul mulai minggu depan dan tidak akan lebih dari 15 detik.

Instagram bakal menghadirkan iklan di aplikasi video IGTV. Sehingga, perusahaan milik Facebook ini juga bakal membagi hasil pendapatannya kepada para selebragm atau influencer yang membuat konten di aplikasi tersebut untuk layanan iklan tersebut.

Kebijakan ini bakal meningkatkan pendapatan iklan yang disumbang Instagram terhadap bisnis periklanan Facebook. Menurut Bloomberg,  Instagram menghasilkan sekitar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 295 triliun dari iklan, yang merupakan lebih dari 25% dari keseluruhan pendapatan Facebook.

Instagram rencananya  akan membagikan setidaknya 55% dari pendapatan iklan melalui IGTV dengan para pembuat konten. Dengan demikian diharapkan lebih banyak influencer membuat materi untuk IGTV. Model bisnis ini telah terbukti menjadi hit untuk platform lain, terutama YouTube milik Google.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan IGTV tempat yang efektif dan aman untuk beriklan, sehingga kami dapat membantu pembuat konten menghasilkan uang dan menghubungkan orang dengan produk hebat,” ujar Instagram dikutip dari CNBC International, Rabu (27/5).

Advertisement

(Baca: Pemerintah Bakal Tarik Pajak Netflix dan Spotify Mulai 1 Juli 2020)

Facebook meluncurkan IGTV pada Juni 2018 sebagai sumber penghasilan tambahan (spin off) dari Instagram. Melalui fitur yang ditampilkan pada aplikasi di perangkat seluler tersebut, pengguna dapat menonton video yang lebih lama. Pengguna dapat mengakses video IGTV secara langsung melalui Instagram atau aplikasi IGTV yang berdiri sendiri.

Instagram mengatakan, iklan di IGTV akan mulai muncul mulai minggu depan dan tidak akan lebih dari 15 detik. Perusahaan akan bereksperimen dengan memformat detail, terkait apakah mungki pengguna melewatkan iklan.

Pada peluncuran awal, perusahaan akan membatasi hanya pada untuk sejumlah pengiklan dan influencer di Amerika Serikat (AS). Namun, Instagram tidak menentukan secara pasti bagaimana pendapatan akan dibagi dengan influencer.

(Baca: Imbas Corona, Uni Eropa Bakal Naikkan Pajak Google hingga Facebook)

Selain itu, Instagram juga mengumumkan bahwa mereka akan menguji kemungkinan pengguna untuk membeli 'lencana' alias badges virtual selama streaming para influencer berlangsung sebagai cara untuk menunjukkan dukungan. Adapun, layanan streaming gim Amazon, Twitch, sudah memiliki fitur serupa.

Lencana mungkin muncul berbentuk simbol hati kecil di sebelah nama seseorang. Komentar orang tersebut akan terlihat lebih jelas, dan influencer akan melihat daftar semua pemegang lencana yang telah menyumbang kepada mereka. Lencana akan dikenakan biaya 99 sen, U$ 1,99 atau U$ 4,99, dan pada awalnya semua uang akan diberikan kepada influencer.

Perusahaan akan meluncurkan tes lencana pada Juni mendatang dengan sekelompok kecil influencer dan bisnis di AS sebelum mengembangkannya ke Meksiko, AS dan negara-negara lain dalam beberapa bulan mendatang.

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait