Awali Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini turun menjadi Rp 778 ribu per gram, seiring melemahnya harga emas dunia akibat optimisme kesepakatan dagang tahap I AS-Tiongkok.
Image title
Oleh Agustiyanti
13 Januari 2020, 08:53
harga emas, harga emas antam, kesepakatan dagang tahap I AS-Tiongkok
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi. Harga emas Antam hari ini turun seiring melemahnya harga emas dunia.

Harga emas Antam turun Rp 2.000 menjadi Rp 778 ribu per gram. Pelemahan harga emas Antam seiring tren menurunnya harga emas dunia yang tergerus kepastian kesepakatan dagang tahap I antara AS dan Tiongkok. 

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot pagi ini turun 0,44% menjadi US$ 1.555 per ons, setelah menanjak pada pekan lalu dan sempat menyentuh level US$ 1.600 per ons.

Kenaikan harga emas seiring optimisme kesepakatan dagang tahap I yang akan diteken AS dan Tiongkok pada 15 Januari 2020. 

Amerika Serikat sebelumnya memastikan komitmen Tiongkok terhadap kesepakatan dagang tahap pertama tak berubah selama proses penerjemahan dokumen yang akan diteken di Washington pada pekan lalu. Sementara Tiongkok sebelumnya memastikan Wakil Perdana Menteri Liu He bakal berkunjung ke AS pada hari ini waktu setempat (13/1). 

(Baca: AS Pastikan Komitmen Tiongkok soal Kesepakatan Dagang Tahap I)

Adapun pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (11/1), harga emas naik tipis dan mencatatkan kenaikan mingguan untuk minggu kelima secara berturut-turut seiring sentimen tensi geopolitik antara AS dan Iran yang memanas. Rencana sanksi ekonomi tambahan AS terhadap Iran memicu ketidakpastian mendukung permintaan untuk emas batangan.

Sanksi tambahan bakal diberikan setelah Iran menyerang pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS. Sanksi ekonomi tersebut mencakup sektor manufaktur Iran, sektor pertambangan, dan tekstil.

Harga emas di pasar spot pada akhir pekan lalu naik 0,4% menjadi $ 1.557,86 per ons dan naik sekitar 0,4% untuk minggu ini. Sedangkan harga emas berjangka AS menetap 0,4% pada $ 1.560,1 per ons.

"Katalis utama untuk harga emas adalah dialog itu terjadi di Iran dan cuaca atau tidak kita akan melihat
percepatan konflik. Ketidakstabilan atas itu menyebabkan semua volatilitas, "kata Jeffrey Sica, pendiri
Investasi Alternatif Circle Circle.

(Baca: Harga Emas Dunia Jatuh, Harga Logam Mulia Antam Turun Rp 5.000/Gram)

Emas yang selalu dianggap sebagai investasi yang aman selama politik dan gejolak ekonomi, melonjak di atas $ 1.600 pada hari Rabu setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke pasukan AS sebagai pembalasan atas
pembunuhan komandan puncaknya dalam serangan drone.

Namun, harga emas kembali turun 4% setelah kedua belah pihak melunakkan sikap mereka. "Ada resistensi di US$ 1.562, tetapi jika itu diperdagangkan melampaui level tersebut, itu akan menjadi level kunci bagi pedagang jangka pendek," kata Michael Matousek, kepala trader di Investor Global AS.

Sementara itu, mengutip situs logammulia.com, penurunan harga emas merata untuk seluruh produk emas yang dijual berdasarkan bobot. Adapun harga penjualan kembali emas Antam hari ini juga ditetapkan turun meski lebih rendah dari harga pembelian yakni sebesar Rp 1.000 menjadi Rp 692 ribu.

(Baca: Jelang Damai Dagang AS-Tiongkok, IHSG Awal Pekan Diramal Menguat )

Berikut Harga Emas Antam, Rabu 13 Januari 2020:

Emas batangan 0,5 gr: Rp 413.500

Emas batangan 1 gr: Rp 778.000

Emas batangan 2 gr: Rp 1.505.000

Emas batangan 3 gr: Rp 2.236.000

Emas batangan 5 gr: Rp 3.710.000

Emas batangan 10 gr: Rp 7.355.000

Emas batangan 25 gr: Rp 18.280.000

Emas batangan 50 gr: Rp 36.485.000

Emas batangan 100 gr: Rp 72.900.000

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait