BPMA: Pengeboran Sumur Pertama Blok Andaman III Mundur ke Akhir 2020

Repsol baru dapat mengebor sumur Rencong 1X di Blok Andaman III pada akhir tahun depan akibat keterlambatan pengiriman alat.
Image title
Oleh Verda Nano Setiawan
6 Desember 2019, 17:51
Blok Migas Pertamina Hulu Energi
Pertamina Hulu Energi
Ilustrasi Blok Migas. Repsol baru dapat mengebor sumur eskplorasi pertama Rencong 1X di Blok Andaman III pada kuartal empat 2020.

Badan Pengelola Minyak dan Gas Bumi Aceh atau BPMA mengatakan, perusahaan migas asal Spanyol, Repsol baru dapat mengebor sumur eskplorasi pertama Rencong 1X di Blok Andaman III pada kuartal empat 2020. Ini mundur dari jadwal semula pada tahun ini.

Kepala BPMA Teuku Muhammad Faisal menyampaikan, Repsol baru dapat mengebor di kuartal empat tahun depan karena peralatan yang dipesan dari luar negeri baru dikirim pada Oktober 2020. Padahal, BPMA menargetkan Repsol akan melakukan pengeboran pada awal tahun depan setelah target pengeboran yang direncanakan pada tahun ini gagal.

"Kontrak diharapkan sudah selesai dan ditandatangani pada akhir bulan Januari dengan estimasi pengiriman di bulan Oktober 2020," kata Faisal kepada Katadata.co.id, Jumat (6/12).

(Baca: BPMA: Repsol Cari Mitra Garap Blok Andaman III, Petronas Minat)

Repsol saat ini juga tengah mencari mitra untuk melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi Rencong 1X. Adapun salah satu perusahaan yang sudah menyatakan minat adalah BUMN migas asal Malaysia, Petronas.

Sebelumnya, Faisal menyebut Repsol tak bisa sendiri dalam melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi. Untuk itu, perusahaan migas asal Spanyol ini berencana melepas sebagian kepemilikan hak partisipasinya

"Untuk mengebor satu sumur ini Repsol butuh partner. Salah satunya, ada Petronas yang mengajukan (minat)," ujar Faisal saat dihubungi Katadata.co.id, beberapa waktu lalu.

(Baca: Cegah Penambangan Minyak Ilegal, BPMA Gandeng Medco Tutup Sumur Tua)

BPMA juga mengungkapkan, potensi cadangan minyak dan gas bumi atau migas di Blok Andaman III berkisar 3 hingga 4 triliun kaki kubik atau TCF. Hal ini berdasarkan survei seismik yang dilakukan Repsol selaku kontraktor blok tersebut.

Blok Andaman III meliputi area seluas 8.440 kilometer persegi. Blok ini terletak di kedalaman air 1.300 meter dalam kawasan cekungan Sumatera Utara.

Andaman III merupakan blok eksplorasi yang dimenangkan Talisman pada lelang wilayah kerja tahun 2009. Namun pada 2015, Repsol mengakuisisi penuh Talisman sehingga blok itu hingga kini dikelola Repsol.

Reporter: Verda Nano Setiawan
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait