Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Menguat Berkat Keputusan The Fed

Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot sore ini menguat tipis 0,04% ke level Rp 14.032 per dolar AS terimbas keputusan The Fed menahan bunga.
Agatha Olivia Victoria
12 Desember 2019, 16:34
rupiah, rupiah menguat, dolar as, nilai tukar
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi. Rupiah pada perdagangan hari ini menguat bersama mayoritas mata uang negara Asia.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot sore ini, Kamis (12/12) menguat tipis 0,04% ke level Rp 14.032 per dolar AS.

Mayoritas mata uang Asia juga bergerak menguat. Mengutip Bloomberg, won Korea Selatan melesat 0,66%, rupee India meningkat 0,37%, ringgit Malaysia naik 0,10%, baht Thailand melaju 0,27%, yuan Tiongkok perkasa 0,07%, serta dolar Hong kong dan dolar Singapura menanjak masing-masing 0,01% dan 0,03%.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate atau JISDOR menempatkan rupiah di level Rp 14.042 per dolar AS, melemah dibandingkan kemarin Rp 14.025 per dolar AS.

(Baca: The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Sesi Satu Turun 0,15%)

Advertisement

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menjelaskan, penguatan rupiah hari ini terjadi seiring dengan keputusan Bank Sentral AS, The Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuannya. The Fed juga memberikan sinyal tak ada perubahan bunga pada tahun depan.

"Rupiah masih menguat juga karena kondisi domestik secara umum masih cukup baik. Inflasi terjaga dan pertumbuhan ekonomi juga masih cukup stabil," ujar Rully kepada Katadata.co.id, Kamis (12/12).

Sementara itu, Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan penguatan rupiah seiring dengan indeks dolar AS yang melemah. Hingga berita ini ditulis, indeks dolar melemah 0,02% ke posisi 97,1.

(Baca: Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia dalam Tren Menanjak)

Pelemahan dolar dipengaruhi oleh sinyal The Fed untuk mempertahankan bunga acuan hingga tahun depan. Selain itu, pasar juga masih menunggu progres kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok serta pertemuan Bank Sentral Eropa atau ECB.

"Pada perdagangan hari ini rupiah ditutup relatif stagnan. Sementara pada perdagangan besok, rupiah akan bergerak di antara Rp 14.005 hingga RP 14.050 per dolar AS," jelas dia.

Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait