IHSG Berpotensi Melemah Tunggu Pertemuan The Fed

Pertemuan The Federal Reserve atau The Fed dan progres kesepakatan dagang AS dan Tiongkok akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini.
Image title
Oleh Agustiyanti
10 Desember 2019, 06:59
IHSG, IHSG melemah, the federal reserve
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ilustrasi. IHSG diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini, Selasa (12/10) diperkirakan bergerak melemah. Pertemuan The Federal Reserve atau The Fed dan progres kesepakatan dagang AS dan Tiongkok akan mempengaruhi pergerakan indeks hari ini.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, pergerakan indeks akan tertekan jika tak mampu bangkit dari level psikologis 6.200. IHSG diperkirakan akan bergerak terbatas dan cenderung melemah pada hari ini.

"IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support dan resistance 6,140-6.190," ujar Lanjar dikutip dari risetnya, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, fokus investor pada pekan ini akan lebih banyak bertumpu pada progres perang dagang AS dan Tiongkok serta pertemuuan The Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa. Pertemuan bank sentral diharapkan memberi petunjuk terkait pelonggaran moneter yang tersedia pada tahun depan.

(Baca: Bank Mandiri Rencana Ekspansi ke Tiga Negara ASEAN)

Kendati pergerakan indeks terbatas, menurut Lanjar, masih terdapat saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal. Beberapa di antaranya yakni saham PT Bank Danamon Tbk atau BDMN, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau SRIL, PT Pakuwon Jati atau PWON, dan PT United Tractors atau UNTR.

Senada, Analis Artha Sekuritas Danies Christoper memperkirakan indeks bergerak melemah. IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 6.165-6.180 dan resistance 6.165.

"Investor akan cenderung wait and see menanti keputusan suku bunga The Fed," kata Danies.

(Baca: Investor Antisipasi Kenaikan Tarif Dagang 15 Desember, IHSG Naik 0,11%)

Pertemuan bulanan The Fed dijadwalkan dimulai pada hari ini hingga besok waktu setempat.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan, yakni PT Ciputra Development Tbk atau CTRA, PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau TLKM.

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0,11% ke level 6.193. Sementara tadi malam, bursa saham Wall Street berakhir di zona merah. Dow Jones Industrial Average turun 0,38%, S&P Index lunglai 0,32%, dan Nasdaq Index melemah 0,4%.

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait