Pencatatan Perdana di Bursa Hong Kong, Harga Saham Alibaba Naik 7,7%

Image title
26 November 2019, 09:42
Logo Alibaba Group terlihat saat festival belanja global 11.11 Singles' Day Alibaba Group di kantor pusat perusahaan tersebut di Hangzhou, provinsi Zhejiang, China, Senin (11/11/2019).
ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song
Ilustrasi. Alibaba menjual saham di Hong Kong dengan harga 176 dolar Hong Kong, memberikan diskon 2,9% dari harga penutupan di New York selasa pekan lalu.

Harga saham Alibaba Grup melesat 7,7% ke level 189 dolar Hong Kong pada pencatatan saham perdananya di Bursa Saham Hong Kong. 

Alibaba hingga saat ini telah menghimpun dana mencapai US$ 11,3 miliar dari IPO keduanya itu. Dana tersebut berpotensi meningkat menjadi sebesar US$ 12,9 miliar jika opsi penjatahan dilaksanakan.

"Ini membuat kami menyadari apa yang telah kami lewatkan lima tahun lalu," ujar CEO Alibaba Daniel Zhang dikutip dari Reuters, Selasa (26/11).

Alibaba semula berencana melakukan IPO pertama di Hong Kong. Namun, raksasa e-commerce ini akhirnya memilih New York untuk menggelar penawaran publik perdana senilai US$ 25 miliar pada 2014.

E-Commerce asal Tiongkok ini kini menempati posisi kelima dari daftar perusahaan yang paling banyak diperdagangkan di bursa saham New York. Nilai perdagangannya rata-rata mencapai US$ 2,6 miliar.

(Baca: Alibaba Raup Dana IPO Rp 155 Triliun dari Penjualan Saham di Hong Kong)

Perusahaan menjual saham di Pusat Keuangan Asia tersebut dengan harga 176 dolar Hong Kong, memberikan diskon 2,9% dari harga penutupan di New York selasa pekan lalu. Sementara itu, bursa saham Hong Kong secara keseluruhan naik 0,5% pagi ini.

Penawaran saham Alibaba dilakukan di tengah kondisi politik dan keamanan yang kurang mendukung. Unjuk rasa menentang Rancangan Undang-Undang Ekstradisi dan intervensi pemerintah Tiongkok terhadap Hong Kong sudah berlangsung selama lima bulan terakhir. Sentimen anti- pun meningkat di daerah bekas jajahan Inggris itu.

(Baca: Pesta Diskon 11.11, Alibaba Cetak Rekor Penjualan Tembus Rp 538 T)

Pencatatan saham Alibaba di Hong Kong akan mendekatkan Alibaba dengan para investor asal Tiongkok. Mereka bisa bertransaksi langsung di Bursa Hong Kong atau di beberapa bursa Tiongkok yang terhubung dengan Bursa Hong Kong.

Pada IPO kedua Alibaba, Credit Suisse AG dan China International Capital Cor bertindak sebagai penjamin emisi. Sementara itu, Citigroup Inc, JPMorgan Chase & Co, dan Morgan Stanley turut berperan sebagai arranger dalam penawaran saham ini.

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait