10 Menteri/Kepala Lembaga Baru Pemegang Anggaran Terbesar

10 menteri dan kepala lembaga negara yang baru akan mengelola anggaran mencapai Rp 700 triliun pada tahun depan.
Image title
Oleh Agustiyanti
23 Oktober 2019, 13:19
jokowi, ma'ruf amin, kabinet indonesia maju
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik dengan didampingi istri dan suami mereka di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik 34 menteri dan empat kepala lembaga pada kabinet Indonesia Maju pada hari ini, Rabu (23/10). Para anggota kabinet tersebut bakal memimpin kementerian dan lembaga negara untuk periode 2019-2024.

Pada tahun depan, para anggota kabinet itu akan menangani anggaran belanja sebesar Rp 909,62 triliun, naik Rp 25 triliun dibandingkan tahun ini Rp 884,5 triliun. Dari total belanja K/L tersebut, 10 kementerian/lembaga mengantongi 77% anggaran mencapai Rp 700 triliun.

Kementerian Pertahanan yang kini dipimpin Prabowo Subianto pada tahun depan akan mengantongi anggaran paling besar mencapai Rp 131,2 triliun. Anggaran pada kementerian tersebut naik Rp 21,6 dibanding tahun ini.

Anggaran terbesar kedua dikantongi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp 120,2 triliun. Kementerian yang pada tahun ini mengantongi anggaran terbesar ini tetap dipimpin oleh Basuki Hadimuljono.

(Baca: Umumkan Kabinet Baru, Jokowi: Menteri Jangan Korupsi)

Lalu pada posisi tiga ditempati oleh Polri dengan anggaran mencapai Rp 104,7 triliun. Instansi ini baru ditinggal Tito Karnavian yang baru dilantik sebagai menteri dalam negeri. Adapun Tito dikabarkan akan digantikan oleh Idham Azis yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

Posisi keempat ditempati Kementerian Agama dengan anggaran mencapai Rp 65,1 triliun. Kementerian ini kini dipimpin oleh Fachrul Razi, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Posisi kelima ditempati Kementerian Sosial dengan anggaran mencapai Rp 62,8 triliun. Kementerian ini, antara lain menangani program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Hargapan (PKH) dan program lainnya yang menelan anggaran cukup besar. Kini, Kementerian Sosial digawangi oleh Politikus PDIP Juliari Batubara.

(Baca: Pengumuman Kabinet Jokowi Tak Mampu Sulut Penguatan Lanjutan Rupiah)

Posisi keenam ditempati Kementerian Kesehatan dengan anggaran mencapai Rp 57,4 triliun yang dipimpin oleh Dokter Terawan Agus Putranto. Sebagian besar anggaran pada kementerian ini diperuntukkan untuk penyelenggaraan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Posisi ketujuh ditempati Kementerian Perhubungan yang akan kembali dipimpin Budi Karya Sumadi. Kementerian ini akan mengantongi anggaran Rp 43,1 triliun.

Posisi kedelapan ditempati Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Risdikti) dengan anggaran Rp 42,2 triliun. Kementerian ini dipimpin oleh Bambang Brodjonegoro yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri PPN/Bappenas.

Posisi kesembilan ditempati Kementerian Keuangan dengan anggaran mencapai Rp 37,2 trilun dan kembali akan dimotori oleh Sri Mulyani.

Posisi kesepuluh ditempati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan anggaran Rp 36,6 triliun. Kementerian ini kini dipimpin oleh Pendiri Gojek Nadiem Makarim.

Berikut rincian grafik anggaran 10 Kementerian/Lembaga tersebut:

Sebelumnya, Jokowi telah melantik sebanyak 34 menteri dan 4 kepala lembaga Kabinet Indonesia Maju pagi tadi. Berikut susunan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024:

A. 34 Kementerian:

  1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Mahfud MD
  2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto (Golkar)
  3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
  4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut B. Panjaitan
  5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
  6. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa (PPP)
  7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
  8. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
  9. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto (Gerindra)
  10. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly (PDIP)
  11. Menteri Kominfo: Johnny G. Plate (Nasdem)
  12. Menteri PAN-RB: Tjahjo Kumolo (PDIP)
  13. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
  14. Menteri BUMN: Erick Thohir
  15. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)
  16. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto (PKB)
  17. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo (Nasdem)
  18. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
  19. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
  20. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama Kusubandio
  21. Menteri Tenaga Kerja: Ida Fauziyah (PKB)
  22. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
  23. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono 
  24. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
  25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya (Nasdem)
  26. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
  27. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo (Gerindra)
  28. Menteri Desa dan PDTT: Abdul Halim Iskandar (PKB)
  29. Menteri Kesehatan: Terawan Agus Putranto
  30. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
  31. Menteri Sosial: Juliari P Batubara (PDIP)
  32. Menteri Agama: Fachrul Razi
  33. Menteri PPPA: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
  34. Menteri Pemuda & Olahraga: Zainudin Amali (Golkar)

B. Pejabat setingkat menteri:

  1. Jaksa Agung: ST Burhanuddin
  2. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
  3. Kepala Staf Presidenan: Moeldoko
  4. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait