Jokowi Bertemu Prabowo, Rupiah Menguat Tipis

Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot sore ini, Jumat (11/10) menguat 0,09% ke level Rp 14.137 per dolar AS.
Agatha Olivia Victoria
Oleh Agatha Olivia Victoria
11 Oktober 2019, 17:11
Ilustrasi.
Arief Kamaludin|KATADATA
Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot sore ini, Jumat (11/10) menguat 0,09% ke level Rp 14.137 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan di pasar spot sore ini, Jumat (11/10) menguat 0,09% ke level Rp 14.137 per dolar AS. Selain pengaruh global, sentimen terhadap rupiah juga datang dari pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. 

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga menempatkan rupiah menguat 18 poin ke posisi Rp 14.139 per dolar AS dibanding kemarin Rp 14.157 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, indeks dolar AS melemah 0,11% ke 98,59. Sementara mayoritas mata uang Asia melemah.

Direktur Riset Center Of Reform on Economics (CORE) Pieter Abdullah Redjalam menilai keseluruhan sentimen yang mempengaruhi rupiah hingga sore ini positif. Salah satunya berasal dari dalam negeri yakni pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo.

"Ada sentimen juga dari politik dalam negeri, yakni pertemuan Jokowi dan Prabowo yang membuat rupiah positif," kata Pieter kepada Katadata.co.id, Jumat (11/10).

(Baca: BI Catat Aliran Modal Asing Tembus Rp 195 Triliun Hingga Awal Oktober)

Selain itu, Bank Indonesia (BI) menyebut kepercayaan investor asing terhadap ekonomi Indonesia masih sangat baik. Hal ini tercermin dari masih derasnya aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri hingga bulan ini sehingga menguatkan mata uang Garuda.

 BI mencatat aliran investasi asing hingga 10 Oktober 2019 pada instrumen portofolio hingga kini mencapai Rp 195,5 triliun ke berbagai instrumen. Secara rinci, dana yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 140,6 triliun dan Rp 52,9 triliun ke pasar saham.

(Baca: AS-Tiongkok Mendingin, Trump: Pembicaraan Dagang Berjalan Sangat Baik)

 Sementara sepanjang pekan ini, modal asing telah masuk Rp 3,04 triliun ke SBN. Meski begitu, telah terjadi outflow Rp 360 miliar dari pasar saham. Sehingga secara keseluruhan terjadi nett inflow Rp 2,54 triliun.

Ia menambahkan sentimen positif terhadap rupiah juga berasal dari eksternal yakni perkembangan negosiasi dagang antara AS dan Tiongkok. Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan Perdana Menteri Tiongkok Liu He untuk melanjutkan negosiasi ke tingkat lanjut hari ini.

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait