Rupiah Melemah Tipis ke 14.161 per Dolar AS Terbantu Intervensi BI

Nilai tukar rupiah pada perdagangan sore ini melemah tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp 14.161 per dolar Amerika Serikat (AS).
Image title
8 Oktober 2019, 16:49
rupiah
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi. Nilai tukar rupiah pada perdagangan sore ini melemah tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp 14.161 per dolar Amerika Serikat (AS).

Nilai tukar rupiah pada perdagangan sore ini melemah tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp 14.161 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) hari ini juga menempatkan rupiah pada posisi Rp 14.170 per dolar AS, melemah dari posisi kemarin Rp 14.156 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, indeks dolar melemah 0,11% ke posisi 98,8. Adapun mata uang negara-negara Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS.

(Baca: Investor Asing Jual Saham, Alihkan Investasi ke Surat Berharga Negara)

Sejumlah mata uang menguat terhadap dolar AS, seperti yen Tiongkok sebesar 0,23%, baht Thailand 0,18%, peso Filipina dan won Korea masing-masing 0,28%, dan dolar Taiwan 0,27%. Sementara itu, mata uang yang melemah terhadap dolar AS yakni rupee India 0,19%, ringgit malaysia 0,04%, dan dolar Hong Kong 0,01%.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan rupiah melemah terutama akibat meningkatnya ketegangan perang dagang antara AS dan Tiongkok. Laporan terbaru, menurut dia, menunjukkan bahwa Tiongkok menjadi lebih ragu untuk menyepakati kesepakatan perdagangan yang luas dengan AS.

"Ketegangan perdagangan antara kedua belah pihak meningkat hanya beberapa hari sebelum pembicaraan dimulai, dengan delapan perusahaan teknologi Tiongkok dilaporkan dimasukkan dalam daftar hitam AS," ujar Ibrahim di Jakarta, Selasa (8/10).

(Baca: Katadata Market Index: IHSG Oktober Bearish karena Ekonomi Domestik)

Pelaku pasar yang menanti rilis notula rapat The Fed pada Kamis dini hari juga turut menjadi sentimen eksternal bagi pelemahan rupiah.

"Pasar juga semakin khawatir tentang kurangnya kemajuan antara Inggris dan Uni Eropa untuk menyetujui kesepakatan penarikan Brexit," kata dia.

Sementara dari sisi internal, menurut dia, langkah intervensi BI di pasar valas dan obligasi berhasil menahan pelemahan rupiah lebih dalam pada hari ini.

"Pada perdagangan besok, rupiah kemungkinan akan melemah terbatas dalam kisaran Rp 14.117 hingga Rp 14.182 per dolar AS," terang dia.

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait