Cadangan Devisa Turun, Rupiah Melemah ke 14.162 per Dolar AS

Rupiah melemah terbawa sejumlah sentimen eksternal dan data cadangan devisa September 2019 yang menurun.
Image title
Oleh Agustiyanti
7 Oktober 2019, 16:44
rupiah
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Nilai tukar rupiah melemah 0,18% di posisi Rp 14.162 per dolar Amerika Serikat (AS)

Nilai tukar rupiah melemah 0,18% di posisi Rp 14.162 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah terbawa sejumlah sentimen eksternal dan data cadangan devisa September 2019 yang menurun. 

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah pada posisi Rp 14.156 per dolar AS, melemah dari posisi akhir pekan lalu Rp 14.135 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, indeks dolar AS menguat 0,11% menjadi 98,91. Sementara mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS.

 (Baca: Cadangan Devisa Turun Akibat Beban Pembayaran Utang Luar Negeri)

Yuan Tiongkok melemah 0,36%, ringgit Malaysia 0,25%, peso Filipina 0,19%, rupee India 0,23%, won Korea 0,01%, serta dolar Hong Kong dan Singapura melemah masing-masing 0,22% dan 0,06%. Hanya dolar Taiwan yang berhasil menguat tipis 0,01% terhadap dolar AS.

Analis PT Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan pelemahan rupiah pada hari ini antara lain disebabkan oleh menguatnya indeks dolar AS. Hal ini, menurut dia. seiring dengan meredanya kekawatiran resesi AS setelah rilis data lapangan kerja AS menunjukkan perbaikan, bahkan berada di atas ekspektasi.

"Tetapi itu tidak banyak mengubah ekspektasi pasar bahwa Fed akan memangkas suku bunganya," ujar Ibrahim, Senin (7/10).

(Baca: Investor Asing Jual Saham, Alihkan Investasi ke Surat Berharga Negara)

Sentimen eksternal, menurut dia, juga datang dari kesepakatan dagang AS dan Tiongkok yang membaik serta sentimen positif dari pembahasan Brexit di Inggris.

Sementara dari dalam negeri, menurut dia, data cadangan devisa yang menurun turut memberikan sentimen terhadap rupiah. BI sebelumnya mengumumkan cadangan devisa pada September 2019 turun dari US$ 126,4 miliar pada Agustus menjadi US$ 124,3 miliar.

"Pada perdagangan besok, rupiah masih akan melemah karena tekanan dari eksternal dan akan diperdagangkan pada kisaran Rp 14.130 hingga Rp 14.200 per dolar AS," jelas dia.

Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait