Pasar Modal Ditinggal Investor Asing, IHSG Tutup Pekan Turun 0,21%

Penurunan IHSG antara lain disebabkan aksi investor asing yang melakukan jual bersih hingga Rp 833,82 miliar di seluruh pasar.
Image title
Oleh Ihya Ulum Aldin
20 September 2019, 17:00
ihsg, ihsg melemah
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
ilustrasi. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (20/9), ditutup turun 0,21% ke level 6.231,47.

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (20/9), ditutup turun 0,21% ke level 6.231,47. Pelemahan IHSG antara lain disebabkan aksi investor asing yang melakukan jual bersih hingga Rp 833,82 miliar di seluruh pasar.

Asing melepas Rp 718,89 miliar di pasar reguler, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai nilai jual bersihnya Rp 114,93 miliar. Saham yang banyak dilepas asing, yakni BBRI dengan nilai jual bersih Rp 363 miliar. Saham BBRI terkoreksi 1,42% menjadi Rp 4.16o per saham.

Asing juga banyak melepas saham INTP dengan nilai jual Rp 148,68 miliar dan BBCA dengan nilai jual Rp 135,19 miliar. Harga saham INTP turun 1,56% menjadi Rp 20.575 per saham, sedangkan BBCA turun 0,66% menjadi Rp 29.950 per saham.

Mayoritas indeks sektoral yang ada di pasar modal dalam negeri juga mengalami penurunan. Sektor yang memimpin koreksi yaitu sektor industri dasar sebesar 0,75%. Saham-saham yang terkoreksi dalam sektor ini seperti JPFA yang turun 1,55% menjadi Rp 1.585 per saham. Lalu, CPIN juga tercatat turun 1,42% menjadi Rp 5.225 per saham dan BRPT  turun 2,91% menjadi Rp 1.000 per saham.

 (Baca: Suku Bunga Acuan Turun, Harga Saham Bank Besar Justru Terkoreksi)

Meski begitu, terdapat beberapa saham yang ada di sektor ini yang meroket. Saham MGR naik 3,21% menjadi Rp 12.850 per saham dan TKIM  naik 1,71% jadi Rp 10.425 per saham.

Sektor berikutnya yang terkoreksi yaitu perdagangan. Saham MNCN yang termasuk di dalam sektor ini terkoreksi 1,58% menjadi Rp 1.250 per saham. Saham MIKA juga terkoreksi 2,8% menjadi Rp 2.430 per saham. Adapun koreksi paling besar terjadi pada saham HOME yang turun hingga 25,66% menjadi Rp 84 per saham.

Namun, ada sejumlah saham emiten di sektor tersebut yang masig berhasil naik. Saham UNTR misalnya, naik 1,15% menjadi Rp 22.000 per saham. LPPF naik menjadi Rp 5,61% menjadi Rp 3.200 per saham dan MAPI  naik 1,52% menjadi Rp 1.000 per saham.

(Baca: Antisipasi Resesi Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga 25 Bps)

Sementara, saham-saham sektor infrastruktur menahan laju penurunan IHSG dengan tercatat aik 1,21%. Kenaikan di sektor ini ditopang oleh laju positif TLKM yang naik 1,9% menjadi Rp 4.290 per saham. JSMR naik 1,34% menjadi Rp 5.650 per saham. Begitu pula dengan GIAA yang tercatat naik 4,76% menjadi Rp 550 per saham.

Tercatat, volume perdagangan di pasar modal hari ini sebanyak 16,51 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,9 triliun, dan dengan frekuensi 439.793 kali. Tercatat 175 saham  turun, 213 saham naik, dan 153 saham yang stagnan.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait