Turis Asing ke RI Bulan April Anjlok 87% jadi 160 Ribu Kunjungan

Jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2020 hanya 160 ribu kunjungan. Separuhnya dari Timor Leste lewat jalur darat.
Agatha Olivia Victoria
2 Juni 2020, 13:19
BPS, kunjungan wisatawan, wisatawan mancanegara, turis asing, pandemi corona
ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.
BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-April 2020 hanya mencapai 2,77 juta kunjungan, turun 45,01% dari 5,03 juta kunjungan pada periode yang sama tahun lalu.

Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2020 hanya mencapai 160 ribu kunjungan, anjlok 87,44% dibanding April 2019 sebanyak 1,27 juta orang. Penurunan tersebut terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut jumlah wisman pada periode tersebut didominasi asal Timor Leste. "Mengingat wisman dari Timor Leste bisa masuk ke Indonesia lewat jalur darat," ujar Suhariyanto dalam konferensi video, Selasa (2/6).

Menurut kebangsaan, kunjungan wisman Timor Leste tercatat sebanyak 83 ribu pada April. Angka tersebut mencapai 52,2% dari total wisman. Sedangkan,sisanya berasal dari Malaysia sebanyak 62 ribu atau 39%, Singapura 2 ribu atau 1,3%, dan lainnya 12 ribu kunjungan atau 7,5%.

Meski demikian, jumlah kunjungan dari Timor Leste, Malaysia, maupun Singapura tersebut menurun jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, masing-masing 16,2%, 74,65%, dan 98,56%.

Advertisement

(Baca: Jokowi Minta Industri Antisipasi Tren Baru Wisata saat New Normal)

Penurunan persentase paling besar terjadi pada wisman yang datang dari wilayah Afrika yakni 99,41%. Penurunan jumlah turis ini pun berdampak pada sektor pendukung lainnya, "Seperti perdagangan, ekonomi kreatif, hotel, dan transportasi," katanya.

Lebih lanjut, ia  menjelaskan penurunan jumlah wisman terjadi di seluruh pintu masuk. Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada April menurun 99,9% dari 772 ribu menjadi 755 kunjungan.

Persentase penurunan terbesar yakni 100% terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Bandara Adisucipto, Bandara Sam Ratulangi, Bandara Minangkabau, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Bandara Supandio, Bandara Hasanuddin, dan Bandara Sultan Badaruddin II.

Sementara penurunan jumlah wisman terendah tercatat di Bandara Soekarno-Hatta 99,79%, diikuti Bandara Internasional Lombok sebesar 99,81%, dan Bandara Ahmad Yani 99,82%.

Kemudian jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk laut turun 85,84% yaitu dari 329 ribu kunjungan menjadi 46 ribu kunjungan. Penurunan ini terjadi di seluruh pintu masuk laut, kecuali Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali yang mengalami kenaikan sebesar 1,89%.

(Baca: RI Susul Beberapa Negara yang Segera Buka Pariwisata saat New Normal)

Persentase penurunan paling besar tercatat di Pelabuhan Tanjung Uban dan Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau yang mengalami penurunan 100%. Sedangkan penurunan paling kecil tercatat di Pelabuhan Batam sebesar 99,27%.

Selain itu, wisman yang berkunjung melalui pintu masuk darat juga menurun 34,96% dari 173 ribu kunjungan menjadi 113 ribu kunjungan. Pintu masuk Jayapura,  pintu masuk Atambua, dan pintu masuk Nanga Badau mengalami penurunan sebesar 100%.

Adapun persentase penurunan paling kecil terjadi di pintu masuk Aruk, Kalimantan Barat sebesar 97,61%. Diikuti pintu masuk Entikong, Kalimantan Barat sebesar 99,62%

Secara kumulatif Januari hingga April 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,77 juta kunjungan,
turun 45,01% dari 5,03 juta kunjungan pada periode yang sama. "Karena di Januari masih ada wisman yang datang, tetapi kemudian menurun di Februari sejak Covid-19 mulai meluas dan banyaknya penutupan penerbangan," ujar Suhariyanto.

Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait