Pemerintah Segera Buka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang Keempat

Manajemen pelaksana program kartu prakerja saat ini tengah mempersiapkan pembukaan pendaftaran gelombang keempat.
Image title
8 Juni 2020, 19:14
kartu prakerja, pendaftaran gelombang empat kartu prakerja, pendaftaran kartu prakerja, insentif kartu prakerja, pengangguran
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Ilustrasi. Peserta yang terpilih mendapatkan kartu prakerja akan mendapat total bantuan sebesar Rp 3,55 juta per orang.

Pemerintah akan segera membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang keempat. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, manajemen pelaksana saat ini tengah memproses persiapan pendaftaran tersebut. 

"Sabar, ini sedang berproses dan tidak lama lagi pendaftaran kartu prakerja gelombang IV akan dirilis," kata Denni dalam konferensi pers virtual, Senin (8/6).

Denny meminta maaf lantaran sebelumnya menjanjikan pendaftaran gelombang IV segera usai Lebaran. Saat ini, para komite masih perlu melakukan kajian dengan lembaga pengawas kartu prakerja.

"Review dengan Lembaga Pengawas program kartu prakerja ini seperti yang diharapkan publik dan institusi semua," ujar dia.

Advertisement

(Baca: Pemerintah Berikan Bansos bagi Warga Terdampak Corona hingga Desember)

Meski menjelaskan pendaftaran kartu prakerja gelombang keempat akan segera dibuka, Denni masih enggan menyebutkan waktu pembukaan pendaftaran secara spesifik.  Pendaftaran program kartu prakerja gelombang keempat seharusnya digelar pada awal Mei 2020 lalu. Namun, pembukaan pendaftaran tersebut diundur hingga waktu yang belum ditentukan. 

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja Panji Winateya Ruky sebelumya mengatakan pendaftaran gelombang keempat diunudr lantaran Komite Cipta Kerja perlu melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan gelombang I-III. Komite juga perlu mempertimbangkan masukan dari Lembaga Pengawas.

Pemerintah telah menyiapkan angagran mencapai  Rp 20 triliun untuk program Kartu Prakerja, naik dua kali lipat dari rencana semula Rp 10 triliun. Dana tersebut digunakan, digunakan untuk biaya pelatihan mencapai Rp 5,6 triliun, insentif sebesar Rp 13,45 triliun, dana survei Rp 840 miliar, dan manajemen pelaksana atau PMO sebesar Rp 100 juta.

(Baca: Anggaran Penanganan Covid-19 Bertambah jadi Rp 677 T, Ini Perinciannya)

Peserta yang terpilih mendapatkan kartu prakerja akan memperoleh total bantuan sebesar Rp 3,55 juta per orang, yang dapat dilihat secara perinci pada databoks di bawah ini. Adapun manfaat hanya diberikan satu kali kepada setiap peserta.

Terdapat delapan platform digital yang ditunjuk sebagai mitra pemerintah dalam menyediakan pelatihan online. Mereka diantaranya Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker. Pemerintah akan membayarkan biaya pelatihan tersebut langsung ke lembaga pelatihan yang ditunjuk.

Reporter: Rizky Alika
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait