IHSG Diramal Naik, Analis Rekomendasikan Saham Tambang dan Perbankan

Analis memperkirakan IHSG hari ini bergerak pada rentang support dan resistance di level 5.940 hingga 5.989.
Image title
28 April 2021, 06:31
IHSG, saham, rekomendasi saham, IHSG hari ini
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi. IHSG pada perdagangan Selasa (27/4) ditutup turun tipis 0,09% di level 5.959.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi naik pada perdagangan Rabu (28/4). Para analis merekomendasikan investor untuk mencermati saham-saham emiten di sektor pertambangan dan perbankan. 

 

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan indeks  hari ini bergerak pada area support maupun resistance di level 5.940 hingga 5.989. "Pergerakan indeks masih berada di antara menengah ke bawah dalam suatu area rectangle. Maka peluang terjadinya penguatan masih terbuka lebar," kata Nafan dalam risetnya.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Ketika menyentuh support, harga saham biasanya akan kembali ke atas karena peningkatan pembelian. Namun jika tembus, harga akan terus turun untuk menemukan titik support baru.

Advertisement

Sebaliknya, resistance yaitu tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Biasanya setelah saham menyentuh level resistence, akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan terhambat.

Sejumlah saham, menurut dia, yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memperkirakan IHSG hari ini bisa bergerak menguat. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, area support dan resistance berada di level 5.924 dan 6.031.

"Selanjutnya investor juga akan terfokus pada pidato Joe Biden pertamanya sebagai Presiden Amerika Serikat dan perkiraan produk domestik bruto AS pada kuartal pertama 2021," kata Lanjar.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Di sisi lain, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG hari ini berpotensi melemah secara teknikal. Area support  berada di level 5.938 dan 5.917, sedangkan resistance di level 6.023 dan 5.991.

Meski dalam tren pelemahan, menurut dia, terlihat rentangnya mulai terbatas mendekati area support lower bollinger band sehingga ada potensi rebound jangka pendek. "Pergerakan masih akan terbatas dikarenakan investor masih wait and see menanti kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed," kata Dennies.

The Federal Reserve menggelar rapat pada Selasa hingga Rabu (27-28 April) waktu Washington DC. Banyak analis memperkirakan The Fed belum akan memberikan sinyal untuk menarik dukungannya terhadap perekonomian AS. 

Pada perdagangan hari ini Dennies, merekomendasikan beli untuk saham  PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) karena  indikator teknikal menunjukkan sinyal beli dengan sentimen positif.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang konsolidasi wajar atau masih mencari arah pergerakan baru.  Gelombang tekanan, menurut dia, akan terjadi hingga beberapa waktu ke depan, jika IHSG tidak dapat mempertahankan support di level terdekat.

"Fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas juga turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG hari ini," kata William.

Beberapa saham yang menurut William patut mendapat perhatian para pelaku pasar, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

IHSG pada perdagangan Selasa (27/4) ditutup turun tipis 0,09% di level 5.959, sedangkan bursa saham AS cenderung bergerak stabil. Dow Jones ditutup melemah tipis 0,01%, sedangkan Nasdaq dan S&P 500 masing-masing melemah 0,34% dan 0,021%.

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait