IMF Waswas Kripto Bisa Ganggu Pasar Keuangan Global

Abdul Azis Said
17 Januari 2022, 08:07
IMF, kripto, bitcoin, risiko pasar keuangan
Katadata
Ilustrasi. IMF melihat aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menunjukkan sedikit korelasi dengan indeks saham utama global terutama S&P 500.

Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perkembangan aset kripto memberikan risiko terhadap pasar keuangan global. Kekhawatiran muncul terutama karena aset kripto semakin berkorelasi dengan instrumen investasi tradisional, terutama saham.

Sebelum pandemi, IMF melihat aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menunjukkan sedikit korelasi dengan indeks saham utama global terutama S&P 500. Kehadiran Bitcoin Cs membantu mendiversifikasi risiko dan bertindak sebagai lindung nilai terhadap perubahan yang terjadi di kelas aset lainnya. 

Advertisement

Namun, kondisi ini berubah setelah respons luar biasa bank sentral terhadap dampak krisis pandemi awal 2020. Saat itu, harga kripro dan saham AS kompak melonjak. Selain itu, koefisien korelasi dari pergerakan harian kedua aset tersebut melonjak ke 0,36 poin sepanjang 2020-2021. Ini menunjukkan keduanya bergerak sejalan atau naik bersama atau jatuh bersama. Kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin telah bertindak sebagai aset berisiko.

"Korelasinya dengan saham telah berubah lebih tinggi daripada antara saham dan aset lain seperti emas, obligasi, dan mata uang utama, menunjukkan manfaat kripto menciptakan diversifikasi risiko telah terbatas dan berbeda dengan apa yang dirasakan di awal," ujar IMF, Selasa (11/1).

Peningkatan korelasi kripto dan saham kemungkinan mendorong limpahan sentimen investor di antara dua kelas aset tersebut. Analisis IMF menunjukkan, limpahan imbal hasil atas kripto dan volatilitas ke pasar ekuitas global ataupun sebaliknya menunjukkan kenaikan signifikan pada 2020-2021 dibandingkan 2017-2019.

Volatilitas Bitcoin mencerminkan seperenam dari volatilitas S&P 500 selama pandemi dan sekitar sepersepuluh dari S&P 500. Dengan demikian, penurunan tajam harga Bitcoin dapat meningkatkan penghindaran risiko investor dan menyebabkan penurunan investasi di pasar saham.

"Spillover dalam arah sebaliknya, yaitu dari S&P 500 ke Bitcoin rata-rata memiliki besaran yang sama, menunjukkan bahwa sentimen di satu pasar ditransmisikan ke pasar lain dengan cara yang tidak sepele," ujar IMF.

Halaman:
Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait

Advertisement