Simpanan Nasabah Tajir di Bank Makin Melambung Tembus Rp 3.983 T

Total simpanan masyarakat di perbankan pada Juni 2022 mencapai Rp 7.677 triliun, naik 1,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Mayoritas berasal dari simpanan nasabah kaya dengan saldo di atas Rp 5 miliar.
Abdul Azis Said
2 Agustus 2022, 17:52
rupiah, rupiah hari ini, simpanan nasabah, nasabah tajir, simpanan bank
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi. Kenaikan simpanan terutama terjadi pada kelompok simpanan nasabah kaya dengan saldo di atas Rp 5 miliar yang naik 2,2% dalam sebulan atau 14,2% secara tahunan.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan posisi simpanan di perbankan pada akhir Juni 2022 sebesar Rp 7.677 triliun, naik 1,2% dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan simpanan terutama terjadi pada kelompok simpanan nasabah kaya dengan saldo di atas Rp 5 miliar yang naik 2,2% dalam sebulan atau 14,2% secara tahunan. 

Kenaikan simpanan pada kelompok nasabah tajir ini merupakan yang terbaik dibandingkan kelompok simpanan lainnya berdasarkan nominal. Jumlah simpanan pada kelompok tersebut kini mencapai Rp 3.983 triliun atau 51,9% dari total simpanan di bank.

"Kenaikan nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp 5 miliar sebesar 2,2% secara bulanan, sedangkan penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada tiering di atas Rp 1 miliar-Rp 2 miliar sebesar minus 0,2%," demikian tertulis dalam laporan LPS dikutip Selasa (2/8).

Sementara itu, jumlah simpanan nasabah kecil dengan nominal kurang dari Rp 100 juta, naik tipis 0,1% dibandingkan bulan sebelumnya. Tiering simpanan ini berkontribusi 12,7% dari total simpanan perbankan atau sebesar Rp 976 triliun.

Advertisement

Berdasarkan jenisnya, simpanan dengan nominal terbesar terdapat pada simpanan deposito yang mencakup 36,9% dari total simpanan, disusul tabungan 32,8% dan giro 29,6%. Kenaikan nominal simpanan terbesar terdapat pada jenis simpanan deposit on call sebesar 13,5% secara bulanan, sedangkan penurunan terdalam terdapat pada jenis simpanan sertifikat deposito sebesar 1,4%.

Mayoritas dari dana tersebut di parkir  bank besar yang masuk dalm kelompok bank modal inti (KBMI) 4. Jumlahnya mencapai 50,3% dari total simpanan atau Rp 3.862 triliun. Nominal simpanan di kelompok bank ini naik 1,1% dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi tidak setinggi kenaikan simpanan di KBMI 2 sebesar 2,4%.

Simpanan di KBMI 3 sebanyak Rp 1.929 triliun atau 25,1% dari total simpanan. Sisanya tersimpan di KBMI 2 dan KBMI 1 yang masing-masing 11,4% dan 13,2%.

Kenaikan pada nominal simpanan ini seiring kenaikan pada jumlah rekening bank. Total rekening bank sampai akhir Juni sebanyak 485 juta, naik 1,1% dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan pada jumlah rekening ini terutama untuk simpanan sampai Rp 500 juta dan simpanan di atas Rp 2 miliar ke atas. Namun, secara distribusi, mayoritas simpanan bank berisi simpanan Rp 100 juta ke bawah sebanyak 478,6 juta atau 98,7% dari total rekening.

"Kenaikan jumlah rekening terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp 5 miliar sebesar 1,3%, sedangkan penurunan terdalam terdapat pada tiering simpanan di atas Rp 1 miliar-Rp 2 miliar sebesar minus 0,3%," kata LPS.

Dari total rekening tersebut, LPS telah memberikan penjaminan penuh terhadap 484,7 juta rekening atau sebesar 99,9% total rekening. Sebanyak kurang lebih 300 ribu rekening atau sebesar 0,1% dijamin sebagian sampai dengan Rp 2 miliar.

 

Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait