Rupiah Lanjut Menguat Awal Pekan Ini ke Level 15.300 per Dolar AS

Image title
Oleh Abdul Rohman
5 Desember 2022, 10:00
rupiah, rupiah hari ini, dolar AS
KATADATA/ Arief Kamaludin
Ilustrasi. Rupiah pagi ini dibuka menguat di level Rp 15.369 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah dibuka menguat  56 poin ke level Rp 15.369 per dolar Amerika Serikat. Rupiah menguat seiring prediksi pasar terkait langkah Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve yang kemungkinan tak lagi agresif menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan ini. 

Mengutip Bloomberg, rupiah bergerak melemah tipis dari posisi pembukaan ke level Rp 15.378 per dolar AS pada pukul 09.55 WIB. Mayoritas mata uang Asia pagi ini bergerak menguat terhadap dolar AS. Yuan Cina menguat 1,1%, ringgit Malaysia 0,36%, baht Thailand 0,5%, won Korea Selatan 0,47%, dolar Taiwan 0,16%, dolar Singapura 0,3%, dan dolar Hong Kong 0,15%. Sementara itu, yen Jepang melemah 0,04%, peso Filipina 0,08%, dan rupee India 0,12%. 

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra memperkirakan rupiah masih berpeluang menguat terhadap dolar AS sepanjang hari ini. "Banyak analis memperkirakan resesi akan melanda perekonomian Amerika. Situasi ini akan mendorong the Fed untuk tidak memberlakukan kebijakan moneter yang sangat ketat," ujar Ariston kepada Katadata.co.id. Senin (5/12)

Selain itu, menurut Ariston, sikap pemerintah Cina yang melonggarkan pembatasan aktivitas untuk menahan laju kasus Covid-19 akan membantu memberikan sentimen kepada pasar aset berisiko. Kebijakan tersebut dapat  mendukung pertumbuhan ekonomi Cina dan membantu perekonimian negara mitranya.

"Ini bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Potensi penguatan ke arah Rp 15.380, dengan potensi resisten di kisaran Rp 15.450 per dolar AS," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Analis DCFX Lukman Leong  memperkirakan rupiah bergerak cenderung datar hari ini dengan potensi menguat terbatas. Menurut dia, dolar AS masih cenderung tertekan walau data tenaga kerja AS  terlihatkuat setelah pernyataan "dovish" dari the Fed Chicago Evans.

"Investor menantikan data cadangan devisa Indonesia Rabu ini yang diperkirakan akan kembali menurun. Rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.400 hingga Rp 15.500 per dolar AS," kata dia. 

 

Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait