Aset Negara di Jakarta Rp 1.464 T, Bagaimana Setelah IKN Pindah?

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut aset negara senilai Rp1.464 triliun di Jakarta perlu dikelola saat pemerintah pusat pindah IKN Nusantara.
Agustiyanti
8 Desember 2022, 15:49
aset negara, IKN, IKN Nusantara
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Ilustrasi. Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara mulai 2024.

Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan mulai 2024. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut terdapat aset negara senilai Rp1.464 triliun di Jakarta yang perlu dikelola saat pemerintah pusat pindah IKN Nusantara. 

“Nilai aset di Jakarta menurut DJKN mencapai Rp1.464 triliun, ini hasil penilaian yang baru kami lakukan dalam tiga tahun terakhir,” ujar Sri Mulyani dalam Lokakarya "Recycling and Management of State Assets" pada Kamis (8/12), seperti dikutip dari Antara. 

Sri Mulyani menjelaskan, aset negara di Jakarta yang nantinya akan ditinggalkan perlu dikelola sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi dari nilai pengelolaannya. Nantinya, menurut dia, aset negara di Jakarta akan dikelola secara terintegrasi oleh Kementerian Keuangan setelah ditinggalkan oleh pegawai kementerian atau lembaga yang berpindah ke IKN Nusantara.

“Setiap aset perlu diidentifikasi bagaimana keberlanjutan pengelolaannya yang dapat menghasilkan keuntungan bagi negara. Apakah akan disewakan,”  kata Sri Mulyani.

Kementerian dan lembaga pemerintah pusat akan berpindah secara bertahap ke IKN Nusantara. Untuk itu, menurut Sri Mulyani perlu dipetakan aset yang ditinggalkan terlebih dahulu dan perlu segera dikelola. Ia juga menekankan perlunya partisipasi pelaku usaha dalam mengelola aset negara yang sesuai dengan rencana pengembangan Jakarta ke depan.

“Jakarta perlu diubah menjadi kota dengan lebih banyak aktivitas non-pemerintahan. Jadi banyak dimensi yang perlu ditangani dalam transisi di pengelolaan aset yang telah ada dan pemindahan ke ibu kota baru,” kata Sri Mulyani.

Pemerintah menargetkan, para pegawai pemerintah pusat di Jakarta dapat pindah ke IKN Nusantara mulai semester I 2024. Adapun investor diharapkan dapat mulai melakukan pembangunan pada semester II 2023.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait