Bertambah 297 Kasus, Positif Virus Corona di RI Tembus 5.000 Orang

Total 5.136 orang di RI terinfeksi virus corona
Dimas Jarot Bayu
15 April 2020, 16:28
virus corona, covid-19, pasien corona
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/wsj.
Warga melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (10/4/2020). Kasus Covid-19 RI hingga hari Rabu (15/4) bertambah jadi 5.136 orang.

Jumlah kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia per hari Rabu (15/4) telah tembus 5.000 orang. Ini seiring adanya penambahan 297 kasus baru, sehingga total 5.136 telah terinfeksi corona.

Angka ini didapatkan dari deteksi corona terhadap 36.431 spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR) kepada 33.001 orang.

"Berikut update data hingga hari ini pukul 12.00 WIB," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (15/4).

(Baca: Daftar 10 Daerah yang Memberlakukan PSBB Akibat Covid-19)

Yurianto juga menyebutkan secara total angka kematian akibat corona di RI hingga hari ini mencapai 469 orang.  Ada tambahan 10 orang pasien meninggal karena penyakit tersebut.

Sementara, ada tambahan 20 orang pasien yang telah dinyatakan sembuh dari corona. Dengan demikian, total pasien yang telah dinyatakan dua kali negatif dari virus tersebut sebanyak 446 orang. "Kita bersyukur pasien yang sembuh makin meningkat," kata Yurianto. 

Yurianto mengatakan provinsi dengan tingkat kesembuhan paling banyak berada di DKI Jakarta, yakni 164 orang. Posisi kedua adalah Jawa Timur dengan 81 pasien yang sembuh dari corona.

Kemudian, ada 42 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari corona di Sulawesi Selatan. Sebanyak 23 pasien yang sembuh dari virus mematikan tersebut masing-masing berada di Jawa Barat dan Bali.

"Sementara ada 29 provinsi lain yang juga didapatkan kasus pasien yang sudah sembuh, sehingga totalnya 446 pasien," kata Yurianto.

(Baca: Pulih dari Corona, Menhub Budi Karya Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari)

Advertisement
Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait