Corona Meluas ke 20 Provinsi, Kasus Positif Terbaru di Papua & Maluku

Mayoritas pasien virus corona berada di DKI Jakarta
Ameidyo Daud Nasution
22 Maret 2020, 18:07
virus corona, papua, maluku
ANTARA FOTO/Basri Marzuki/aww.
Seorang petugas medis di dekat Ruang Isolasi Rumah Sakit Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (15/3/2020). Hingga Minggu (23/3), kasus positif virus corona mencapai 514 dan tersebar di 20 provinsi.

Hanya kurang dari satu bulan, virus corona telah menulari 514 orang di 20 provinsi Indonesia. Terbaru, dari rilis data pemerintah hari Minggu (22/3), Provinsi Papua dan Maluku ikut menjadi lokasi penyebaran pandemi ini.

Dari data pemerintah ada 2 kasus baru corona di Papua dan 1 kasus di Maluku yang dilaporkan hari ini. Selain itu satu kasus baru juga terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

Juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan data ini telah dilaporkan kepada dinas kesehatan tiap provinsi. Laporan ini akan menjadi basis perawatan di rumah sakit hingga penelusuran kasus lain.

“Ini untuk membangun social distancing yang harus berbasis komunitas,” kata Yurianto di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (22/3).

Advertisement

(Baca: Kasus Positif Corona di RI Naik jadi 514 Orang, 48 Meninggal Dunia)

Sedangkan, DKI Jakarta tetap menjadi wilayah mayoritas pasien positif corona berada. Total, 307 orang atau hampir 60% kasus infeksi Covid-19 Tanah Air berada di Ibu Kota.

Di bawahnya ada Jawa Barat (59), Banten (47), Jawa Timur (41), Jawa Tengah (15), Kalimantan timur (9), DI Yogyakarta (5), Kepulauan Riau (4), Bali (3), dan Sulawesi Tenggara (3).

Selain itu ada Kalimantan barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sumatera Utara (2), Sulawesi Selatan (2), Papua (2), Kalimantan selatan (1), Sulawesi Utara (1),  Lampung (1), Riau (1), dan Maluku (1).

Tak hanya itu, ada pula 6 kasus yang saat ini masih dalam proses verifikasi lapangan oleh pemerintah. Yurianto berharap seluruh masyarakat bisa saling menerapkan jaga jarak sosial guna mencegah penularan corona lebih jauh.

“Kami harap kebijakan (social distancing) ini bisa diimplementasikan di tengah masyarakat sampai tahapan komunitas,” ujarnya.

(Baca: Besok Beroperasi, Wisma Atlet Fokus Rawat Pasien Gejala Ringan Corona)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait