Menhub Positif Corona, Jokowi Pimpin Rapat Kabinet secara Virtual

Rapat terbatas membahas percepatan ekonomi menghadapi tekanan virus corona
Dimas Jarot Bayu
16 Maret 2020, 11:41
virus corona, jokowi, rapat virtual
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden memimpin rapat telekonferensi yang membahas percepatan ekonomi di tengah corona hari Senin (16/3).

Tertularnya Menteri Perhubungan Budi Karya dengan virus corona Covid-19 ternyata tak membuat rapat-rapat yang digelar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dihentikan. Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju hari Senin (16/3) melakukan rapat terbatas terkait percepatan ekonomi menghadapi tekanan virus corona Covid-19 secara virtual, Senin (16/3).

Hal ini terlihat dari unggahan foto yang disebarkan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di instagramnya @pramonoanungw.  Dalam foto tersebut terlihat Jokowi yang fotonya berada di baris tiga komputer memimpin rapat telekonferensi yang diikuti 41 anggota kabinet. Pramono mengatakan, rapat tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. "Iya dan masih berlangsung," kata Pramono ketika dikonfirmasi.

(Baca: Menteri Perhubungan Budi Karya Positif Terinfeksi Corona)

Terlihat Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar berada di baris pertama.

Advertisement

Di baris kedua, ada Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Di baris tiga, selain Jokowi ada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Lima menteri di baris keempat adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko PMK Muhadjir Effendy.

Sedangkan di baris terakhir ada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menteri KKP Edhy Prabowo, Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah.

Rapat ini dilakukan dua hari sejak pengumuman Budi Karya positif tertular corona. Usai kejadian tersebut Jokowi memerintahkan anak buahnya untuk memeriksakan diri. "(Saya juga) tes, (Minggu) sore," kata Jokowi pada Konferensi Pers di Istana Bogor, Minggu (15/3).

Presiden juga mengimbau masyarakat untuk mulai bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah seiring mewabahnya Covid-19. Jokowi ingin hal tersebut bisa menjadi gerakan di masyarakat agar penanganan Covid-19 bisa maksimal.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong ,dan bersatu padu, gotong royong,” kata Jokowi.

(Baca: Para Menteri Jokowi Jalani Tes Infeksi Corona, Hasilnya Beragam)

Selain rapat terbatas secara virtual, sejumlah kementerian dan lembaga telah mengeluarkan instruksi bagi para pegawainya untuk bekerja dari rumah. Penerapan mekanisme kerja dari rumah salah satunya dilakukan Bappenas. 

Kebijakan ini diterapkan mulai hari ini hingga dua pekan ke depan. "Penerapan flexiwork atau work from home untuk meminimalkan interaksi fisik pegawai Bappenas," kata Biro Humas dan TU Pimpinan Kementerian PPN/Bappenas dalam keterangan tertulis.

Kementerian BUMN juga menerapkan kerja dari rumah bagi pegawai yang menggunakan  transportasi umum dan  berusia di atas 50 tahun. Pejabat eselon II diminta untuk mengatur jadwal kedinasan pekerja di kantor. 

Sementara itu, Kementerian Keuangan meminta para pegawainya bekerja seperti biasa. Namun, pertimbangan untuk bekerja dirumah dapat diberikan kepada pegawai dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan, peta persebaran Covid-19, domisili pegawai, usia, jarak rumah ke kantor, transportasi yang digunakan, riwayat perjalanan dinas, serta ada tidaknya keluarga yang positif Covid-19.

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait