Makin Banyak, Jumlah Kasus Positif Corona di Indonesia Capai 27 Orang

Lima pasien terjangkit virus corona usai pergi ke luar negeri
Ameidyo Daud Nasution
10 Maret 2020, 18:18
virus corona, pasien corona, yurianto
Antara
Juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, jakarta, Selasa (10/3). Jumlah apsien positif virus corona hingga Selasa (10/3) sore capai 27 orang.

Jumlah kasus positif virus corona Covid-19 yang diumumkan pemerintah hari Selasa (10/3) sore bertambah banyak. Ada tambahan 8 orang pasien positif wabah tersebut sehingga jumlah kasus hingga hari ini mencapai 27 orang.

Juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan sebanyak lima pasien terjangkit usai pergi ke luar negeri alias imported case. Sedangkan dua orang merupakan penelusuran dari sub klaster Jakarta atau pasien 01.

“Untuk kasus kode 27 sementara belum jelas (asalnya),” kata Yurianto saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Selasa (10/3).

(Baca: Pemerintah Akan Telusuri Tiga Kasus Corona yang Diekspor ke Singapura)

Advertisement

Yuri mengatakan pasien kode kasus 20 adalah wanita usia 70 tahun bagian dari klaster Jakarta. Begitu pula pasien kasus 21 yang merupakan hasil pencarian kelompok yang sama. “Kode 22, perempuan 36 tahun imported case,” kata Yurianto.

Pasien kode 23 adalah wanita berumur 73 tahun yang kondisinya saat ini menggunakan ventilator karena adanya penyakit lain. “Dia imported case,” katanya.

Yurianto melanjutkan kasus 24 dan 25 adalah warga negara asing (WNA) berusia 46 dan 53 tahun dengan kondisi stabil. Adapun pasien kasus 26 adalah pria 46 tahun yang tertular dari luar negeri.

“Kode 27 laki-laki 33 tahun kondisinya stabil, kami duga transmisi lokal tapi belum ditelusuri dari mana,” kata Yurianto.

(Baca: Cegah Diskriminasi, Kemenkes Ogah Buka Negara Asal WNA Positif Corona)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait