TNI AL Evakuasi 188 WNI ABK World Dream, Semua Negatif Virus Corona

WNI tersebut akan dibawa menuju Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu guna menjalani observasi.
Ameidyo Daud Nasution
26 Februari 2020, 20:19
tni al, virus corona, evakuasi wni
Katadata
Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut telah rampung mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal MV World Dream yang berada di perairan Batam, Kepulauan Riau.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut telah rampung mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal MV World Dream yang berada di perairan Batam, Kepulauan Riau, Rabu (26/2). Seluruh awak kapal tersebut telah dinyatakan negatif virus corona (Covid-19) dan telah dipindahkan ke KRI dr. Soeharso.

Proses evakuasi berjalan dengan menggunakan perahu milik MV World Dream menuju KRI dr. Soeharso. WNI tersebut akan dibawa menuju Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu guna menjalani observasi.

“WNI ABK World Dream yang dievakuasi sejumlah 188 orang, terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan,” bunyi keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut, Rabu (26/2).

(Baca: Diskon Tiket Pesawat 50% Diperpanjang jika Virus Corona Belum Reda)

Advertisement

Dalam proses evakuasi, TNI AL menggandeng Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Jakarta, dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta. KRI dr. Soeharso diperkirakan tiba di Pulau Sebaru hari Jumat (26/2).

“ABK diterima di KRI dr. Soeharso dengan prosedur pemeriksaan SOP protokol medis,” tulis Dispen AL.

Sedangkan proses observasi  WNI ini melibatkan 762 orang personel yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad). Tim ini terdiri dari anggota TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , dan Kementerian Kesehatan.

“Ini termasuk personel pengamanan, satgas pendamping, pendukung dan pengamanan,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

(Baca: Menko Muhadjir Pastikan Pasien Meninggal RSUP Semarang Negatif Corona)

WNI ini akan diperiksa selama 14 hari sesuai ketentuan yang berlaku. Yudo juga berharap observasi ini dapat berlangsung lancar. “Seperti yang kemarin (kembali) dari Wuhan dapat kembali dengan sehat,” ujar Yudo.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait