Tepis Isu Jokowi akan Reshuffle Kabinet, Moeldoko: Lagi Kerja Kencang

Isu reshuffle pertama kali disampaikan oleh salah satu relawan Jokowi, Dede Budhyarto
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
25 Februari 2020, 20:49
Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresiden memberikan paparan dalam acara CEO Talks mengenai
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Hotel Raffles, Jakarta (26/11/2019). Moeldoko (25/2) mengatakan Presiden Jokowi belum berencana merombak kabinet saat ini.

Kepala Staf Presiden Moeldoko ikut menepis isu perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memiliki rencana mengganti anak buahnya hingga saat ini.

Apalagi, para menteri saat ini sedang bekerja dengan giat usai dilantik Jokowi Oktober lalu. Selain itu, pemerintah sedang menghadapi banyak isu, baik secara nasional maupun internasional.

"Kan lagi kerja kencang begini. Kok reshuffle? Gimana?" kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2).

(Baca: Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet yang Dihembuskan Relawan Jokowi)

Namun Moeldoko tak menampik jika Jokowi terus melakukan evaluasi terhadap kerja para menteri. Menurutnya, hal tersebut wajar saja mengingat hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden.

Meski demikian, hal itu tak berarti Jokowi memiliki rencana untuk mengocok ulang kabinetnya. "Beliau pasti punya catatan. Sebenarnya biasa dalam manajemen," kata mantan Panglima TNI itu.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman juga membantah isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Atas dasar itu, Fadjroel mempersilakan seluruh menteri melaksanakan rencana kerjanya karena Presiden akan terus memantau kinerja para menteri. “Serta mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masing-masing,” kata Fadjroel.

Isu reshuffle pertama kali disampaikan oleh salah satu relawan Jokowi, Dede Budhyarto, melalui akun Twitter bernama @kangdede78. Dede awalnya bercerita mengenai pertemuannya dengan Jokowi bersama para influencer dan pegiat media sosial di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Selasa (18/2).

Kemudian, Dede menyebut bakal ada perombakan di Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, Jokowi akan mencopot menteri berkinerja buruk.
“Intinya bakal ada reshuffle tunggu saja yah. Menteri yang kinerjanya ndak bagus kalian bakal dicukupkan," ujar Dede.

Lebih lanjut, Dede berharap menteri yang semasa kampanye dulu kerap menanyakan jadwal kampanye Jokowi, namun kini tak pernah lagi berkomunikasi dengannya bisa dicopot. Dede menuding menteri tersebut hanya banyak bicara, namun kerjanya tak terlihat.

Meski demikian, dia tak mengungkapkan siapa menteri yang dimaksud. “Setelah jadi menteri jangankan balas chat, WhatsApp-nya saja ndak dibaca, di-reshuffle oleh Presiden Jokowi,” kata Dede.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Video Pilihan

Artikel Terkait