Komisioner KPAI Cabut Pernyataan Kontroversialnya Soal Berenang

Sitti sempat mengatakan perempuan bisa hamil bila berenang bersama laki-laki.
Ameidyo Daud Nasution
23 Februari 2020, 16:08
kpai minta maaf, sitti hikmawatty, berenang
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Pelatihan atlet renang artistik di kompleks GOR Pajajaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020). Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty (23/2) minta maaf atas pernyataan perempuan bisa hamil jika berenang bersama laki-laki.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawaty meminta maaf atas pernyataannya soal wanita bisa hamil bila berenang bersama pria. Komentarnya ini memicu kontroversi publik dan sempat diprotes banyak kalangan.

Tak hanya itu, ia juga mencabut pernyataannya tersebut dan meminta semua pihak tak menyebakan lagi perkataannya itu.

Statement tersebut adalah statement pribadi saya dan bukan dari KPAI,” kata Sitti dalam keterangan resminya, Minggu (23/2).

(Baca: Kemenpora akan Tengahi Konflik PB Djarum dan KPAI)

Advertisement

Sebelumnya publik diramaikan dengan pemberitaan sebuah portal berita online dengan yang berisi peringatan KPAI kepada wanita bahwa aktivitas berenang bersama laki-laki bisa menyebabkan hamil.

Dalam pemberitaan tersebut, Sitti sempat mengatakan air bisa menjadi media yang mengakibatkan pembuahan tak langsung jika laki-laki bersama perempuan ada dalam satu kolam.  

Pernyataannya ini membuat ramai publik dan jagat maya. Bahkan hingga Minggu (23/2), tagar #PecatSittiHikmawaty masih merajai trending di Twitter dengan 16.400 tweet.

Sedangkan Ketua KPAI Susanto telah memberikan klarifikasi soal pernyataan ini hari Sabtu (22/2). Dalam keterangan tertulisnya, dia mengatakan pernyataan Sitti tidak melambangkan sikap KPAI selaku lembaga.

“Semoga klarifikasi ini meluruskan kesalahpahaman berita sebagaimana yang beredar,” kata Susanto dalam surat klarifikasinya.

(Baca: Kominfo Sosialisasikan 289 Ribu Situs Positif untuk Anak)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait