Jokowi Ingin Gaet Investasi dari Pameran Besar di Jerman dan Dubai

Indonesia ikut serta dalam dua ajang internasional besar yakni Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020.
Dimas Jarot Bayu
17 Februari 2020, 19:27
Pameran, Jokowi, investasi
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat terbatas (ratas) tentang persiapan Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2/2020). Jokowi Widodo ingin persiapan detail karena kegiatan tersebut merupakan peluang untuk mempromosikan potensi ekonomi Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan bawahannya  mempersiapkan secara matang keikutsertaan Indonesia dalam dua pameran internasional besar yakni Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020. Ini agar RI dapat mengambil manfaat peningkatan investasi dari dua ajang internasional tersebut.

Hannover Messe 2020 merupakan pameran internasional di bidang teknologi manufaktur industri yang diadakan di Hannover, Jerman pada 20-24 April 2020. Pameran itu akan menampilkan berbagai hasil penelitian dan pengembangan inovasi startup, teknologi informasi, robotika, energi, dan lainnya.

Sedangkan World Expo Dubai 2020 merupakan ajang bisnis dan kerja sama yang akan digelar pada 20 Oktober 2020-10 April 2021. Acara ini digelar setiap lima tahun sekali sejak 1964 lalu.

"Juga pintu masuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2).

(Baca: Pertumbuhan Investasi Startup Vietnam Tertinggi di Asia Tenggara)

Terkait Hannover Messe 2020, Jokowi menyebut acara tersebut akan diikuti sekitar 200 ribu pengunjung dari 91 negara. Dari jumlah tersebut, 68% merupakan CEO perusahaan besar dan akan mendorong sekitar 6,5 juta kontrak bisnis.

Makanya, Jokowi meminta agar wajah Indonesia sebagai negara berkmbang yang tengah melakukan transformasi ekonomi ke industri 4.0 ditampilkan. Kepala Negara juga meminta Indonesia menunjukkan diri sebagai negara yang menarik untuk bekerja sama, baik di industri energi ramah lingkungan, biodiesel, hingga pengembangan lithium ion battery.

"Sebagai official partner country pertama di Asean di Hannover Messe ini, benar-benar harus diambil manfaatnya," kata dia.

Terkait World Expo Dubai 2020, Jokowi menyebut acara tersebut akan diikuti 192 peserta dan 25 juta pengunjung dari berbagai negara. Hal itu akan dapat menjadi jembatan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika.

Atas dasar itu, Presiden meminta agar kekayaan budaya, kerajinan tangan dari UMKM, makanan, hingga keramahan masyarakat harus terekspos dalam acara ini. Dia juga ingin para menteri bisa menawarkan kesempatan investasi produk inovasi unggulan serta produk pariwisata.

Advertisement

"Karena durasi waktu pameran cukup panjang yaitu enam bulan, saya minta ada proses seleksi, ada proses kurasi terkait produk, performance seni dan pastikan acara setiap harinya menarik," kata Jokowi. 

(Baca: Jokowi Minta Menteri Saling Kerja Sama Gaet Investasi di Dubai Expo)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait