Menhub Awasi Masuknya Narkoba Lewat Laut Saat Natal dan Tahun Baru

Image title
24 Desember 2019, 12:36
narkoba, libur nataru, pelabuhan
ANTARA FOTO/R. Rekotomo
KM Dobonsolo tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). Kementerian Perhubungan akan meningkatkan pengawasan di pelabuhan untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba selama periode Natal dan tahun Baru 2020.

Kementerian Perhubungan akan meningkatkan pengawasan di pelabuhan untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba selama periode Natal dan tahun Baru 2020. Ini karena banyaknya pemudik yang menggunakan moda transportasi laut rentan dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyelundupkan narkotika.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan upaya tegas juga akan dilakukan pada anak buahnya yang melakukan kesalahan apabila narkoba masuk melalui jalur laut.

"Awas, sekali ada narkoba kami sikat," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara., Selasa (24/12).

(Baca: Bea Cukai Temukan 440 Kasus Penyelundupan Narkoba Sepanjang 2019)

Selain Narkoba, Kemenhub juga mengingatkan keselamatan trasnportasi laut menjadi fokus. Salah satu caranya dengan bekerja sama dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh November membagikan jaket keselamatan (life jacket) kepada operator kapal 

Budi mengatakan dipilihnya pelabuhan Kali Adem karena saat musim liburan dipadati wisatawan yang ingin berlibur ke Kepulauan Seribu. Makanya peningkatan keselamatan jadi pembenahan kementerian trasnportasi.

"Sangat tepat karena di jantung Ibu Kota, yang menggunakan banyak sekali," kata Budi.

Kepala Badan Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) Gigih Retnowati menjelaskan jaket keselamatan yang diberikan berjumlah 1.400 buah dengan komposisi ukuran untuk orang dewasa 800 buah dan anak-anak 600 buah.

"Life jacket (jaket keselamatan) telah mendapat approval (persetujuan) BTKP dan hampir 100% produksi dalam negeri," kata Gigih.

(Baca: Kemenhub Siapkan 55 Bus Mudik Gratis Sambut Libur Natal & Tahun Baru)

Pada libur Natal dan Tahun Baru, Kemenhub telah memprediksi adanya lonjakan pemudik sebanyak 16 juta orang. Dari data Kemenhub, jumlah penumpang kereta api diperkirakan mencapai 5,9 juta orang, angkutan jalan 1,75 juta orang, angkutan penyeberangan 2,2 juta orang, angkutan laut 1,1 juta orang, dan angkutan udara 5,2 juta penumpang.

Advertisement
Reporter: Tri Kurnia Yunianto
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait