Ada Tol Layang Cikampek, Jokowi Targetkan Kemacetan Turun 30%

Jokowi juga memastikan tol Japek II gratis hingga tahun baru 2020.
Ameidyo Daud Nasution
Oleh Ameidyo Daud Nasution
12 Desember 2019, 15:24
tol japek, jokowi, macet tol cikampek
ANTARA FOTO/AGUS
Kemacetan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). PResiden Jokowi mengatakan tol layang JApek II akan mengurangi kemacetan di ruas Tol Cikampek hingga 30%.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi hari Kamis (12/12) meresmikan jalan tol layang Jakarta-Cikampek di km 38, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jokowi berharap tol ini akan mengurangi kemacetan di ruas Tol Cikampek hingga 30%.

Jokowi mengatakan dirinya kerap mendapat keluhan masyarakat yang terjebak kemacetan parah di ruas Jakarta hingga Cikampek. Dengan adanya tol sepanjang 38 kilometer ini, persoalan macet mulai berkurang.

“Ini jadi bisa mengirit bahan bakar minyak (BBM),” kata Jokowi.

(Baca: Enam Kekhasan Tol Layang Terpanjang Jakarta Cikampek II)

Presiden mengapresiasi kontraktor pembangunan tol tersebut lantaran prosesnya yang rumit. Konstruksi tol layang Japek dibangun berdekatan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan kereta ringan (LRT) Jabodebek.

Selain itu pekerjaannya dilakukan di antara kepadatan tol Jakarta-Cikampek yang rata-rata volumenya mencapai 200 ribu kendaraan per hari.

“Bukan sesuatu yang mudah diselesaikan,” ujar Presiden.

(Baca: Resah dengan Waralaba Asing di Rest Area, Jokowi Minta Utamakan UMKM)

Jokowi juga memastikan tol ini akan digratiskan bagi pengguna jalan hingga tahun baru 2020. Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan tol ini gratis sampai tanggal 6 Januari.

“Besaran tarifnya kami masih diskusi,” kata Basuki awal bulan ini.

Tol yang dioperasikan PT. Jasa Marga (Tbk) ini membentang dari Cikunir hingga Karawang Barat Investasi pembangunannya mencapai Rp 11,36 triliun.


Reporter: Antara

Video Pilihan

Artikel Terkait