Jokowi Tunjuk Eks Bendahara Tim Sukses Jadi Wakil Menteri Prabowo

Pengusaha Wahyu Sakti Trenggono Trenggono akan fokus pada pengembangan industri pertahanan dalam negeri.
Dimas Jarot Bayu
25 Oktober 2019, 11:48
Trenggono, Wakil Menhan, Prabowo
KATADATA/DIMAS JAROT BAYU
Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu Trenggono mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10). Trenggono ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto.

Pengusaha Wahyu Sakti Trenggono ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto. Dia memastikan hal tersebut usai dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan, Jumat (25/10).

Sejak pagi tadi, Jokowi memanggil beberapa tokoh yang akan menjadi wamen. Sedangkan pelantikan akan dilakukan pukul 14.00 WIB nanti. Trenggono mengatakan dirinya akan fokus pada pengembangan industri pertahanan dalam negeri.

Ini lantaran latar belakang mantan Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin itu sebelumnya mengurus sektor industri “Intinya fokus saya di situ,” kata Trenggono.

(Baca: 12 Calon Wamen Datang ke Istana, Ada Dirut Inalum & Angela Hari Tanoe)

Advertisement

Selain Trenggono, ada nama politisi PPP Zainut Tauhid Sa’adadi, anak Ketua Umum Perindo Hari Tanoesoedibjo, Angela Tanoesoedibjo, dan eks Bupati Jayawijaya sekaligus politisi PDIP Wempi Wetipo yang dipanggil Kepala Negara ke Istana.

Selain itu ada pejabat Badan Restorasi Gambut Alue Dohong, mantan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, politisi Golkar Jerry Sambuaga, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara, dan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar.

Nama lain yang menghadap Jokowi adalah Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, dan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surya Tjandra. Mayoritas tokoh juga sudah membeberkan posisi apa yang akan dijabat.

“Saya dipanggil Pak Presiden untuk menjadi Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” kata Wempi.

Sedangkan Mahendra akan menjadi Wakil Menteri Luar Negeri untuk meningkatkan promosi dagang. “Presiden memberi saya waktu satu tahun, kalau tidak (berhasil) akan cari penganti,” ujar mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal itu.

(Baca: Mahendra Siregar Jadi Wakil Menlu, Ada Target Khusus dari Jokowi )

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait