Jelang Pengumuman Kabinet, Nadiem, Mahfud & Bupati Minahasa ke Istana

Selain itu ada pula bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu yang juga hadir.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
21 Oktober 2019, 10:32
CEO Go-Jek, Nadiem Anwar Makarim mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta (21/10/2019).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
CEO Go-Jek, Nadiem Anwar Makarim mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta (21/10/2019).

Jelang pengumuman kabinet, beberapa tokoh menghadap Presdien Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10). Hingga pukul 10.17 WIB, terlihat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD hingga Pendiri Go-Jek Nadiem Makarim masuk Istana. Selain itu ada pula Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu yang juga hadir

Mahfud datang terlebih dulu ke Istana sekitar pukul 09.33 WIB, sedangkan Christiany datang pukul 10.10 WIB. Adapun Nadiem terlihat hadir di pintu belakang Istana pukul 10.17 WIB. Ketiganya kompak mengenakan kemeja putih.

Kepada awak media, Mahfud mengatakan dirinya dihubungi oleh Presiden pada Senin dini hari. “Tadi (dipanggil Jokowi) pukul 00.20 WIB,” kata Mahfud.

(Baca: Meraba Wajah Calon Menteri yang Berpotensi Diumumkan Jokowi)

Meski demikian, Mahfud tak paham mengapa dipanggil Jokowi ke Istana. Dia juga berkilah tak tahu apakah akan diangkat sebagai menteri di kabinet Jokowi periode kedua.

Mahfud pun bungkam saat ditanyakan soal kesiapannya menjadi menteri. “Enggak tahu,” kata Mahfud.

Jokowi sebelumnya menyatakan akan mengumumkan nama-nama pembantunya pada Senin (21/10). Menurut Jokowi, formasi kabinet untuk masa jabatan 2019-2024 telah rampung disusun.

“Besok pagi saya kenalkan,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10).

(Baca: Nadiem, Erick Thohir, Mahfud, dan Lutfi Disebut Masuk Kabinet Jokowi)

Jokowi meminta publik untuk bersabar atas nama orang-orang yang akan masuk di kabinet. Ini termasuk dengan nasib Gerindra dan Demokrat di dalam koalisi pendukung pemerintah.

Hingga saat ini, Jokowi masih belum memutuskan apakah Gerindra dan Demokrat masuk ke dalam koalisi pendukung pemerintah dan kabinet. “Besok dilihat,” kata Jokowi.

Video Pilihan

Artikel Terkait