Impor Daging Sapi Brasil Masih Tunggu Rekomendasi Kementan

Rekomendasi dari Kementan akan keluar jika surat protokol impor dari Brasil tiba.
Image title
Oleh Rizky Alika
4 Oktober 2019, 18:16
Impor daging sapi, Kemendag, Kementan.
Arief Kamaludin|KATADATA
Kemendag mengatakan (4/10) impor daging sapi dari Brasil masih menunggu rekomendasi Kementan keluar.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan impor daging sapi dari Brasil masih menunggu rekomendasi Kementerian Pertanian (Kementan). Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan rekomendasi Kementan akan keluar jika surat protokol impor dari Brasil tiba.

Wisnu mengatakan surat dari Brasil tersebut diperkirakan tiba pada Oktober ini. Setelah rekomendasi keluar, Kemendag akan memproses Surat Permohonan Impor (SPI) daging sapi. Jika SPI beres, impor dapat langsung dilakukan oleh setiap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan.

“Kira-kira 45 hari perjalanan dari Brasil ke Indonesia. Jadi November (dagingnya masuk),” kata dia di Batu, Kamis (3/10) malam.

(Baca: Berdikari Targetkan Impor Daging Brasil Masuk Pekan Kedua November)

Pemerintah akan menargetkan 50 ribu ton daging sapi dari Brasil akan tiba tahun ini. Impor dilakukan oleh tiga BUMN yakni Perum Bulog (Persero) dengan kuota 30 ribu ton, PT Berdikari 10 ribu ton, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) (Persero) 10 ribu ton.

Namun Bulog memperkirakan impor daging sapi Brasil bakal mundur dari penugasan tahun ini. Direktur Utama Budi Waseso mengatakan pihaknya tak bisa mengimpor jika surat dari Kementerian BUMN, Kementan, dan Kemendag tak keluar.

(Baca: Bulog Sebut Impor Daging Sapi Brasil Mundur ke Tahun Depan)

Padahal menurut Buwas, impor daging sapi Brasil diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Apalagi harga daging sapi Negeri Samba itu dinilai lebih terjangkau dibandingkan daging dari Australia. Selain itu, daging sapi Brasil juga memenuhi persyaratan halal sesuai dengan standar MUI.

 

 

Reporter: Rizky Alika

Video Pilihan

Artikel Terkait