Peternak Lokal Khawatir Impor Ayam dari Brasil Akan Menjatuhkan Harga

Terbukanya keran impor ayam dari Brasil sebagai konsekuensi kekalahan Indonesia di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Image title
8 Agustus 2019, 19:18
Impor ayam Brasil, Peternak
KATADATA | Ajeng Dinar Ulfiana
Sejumlah ayam bertelur di peternakan , kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat (16/12). Impor ayam dari Brasil akan membuat harga jatuh.
membuka keran impor ayam dari Brasil. Ini dilakukan sebagai konsekuensi kekalahan Indonesia setelah menghadapi gugatan Negeri Samba di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Buntut Kekalahan Gugatan di WTO, Indonesia Buka Impor Ayam dari Brasil" , https://katadata.co.id/berita/2019/08/08/buntut-kekalahan-gugatan-di-wto-indonesia-buka-impor-ayam-dari-brasil
Penulis: Ekarina
Editor: EkariPemerintah bakal membuka keran impor ayam dari Brasil, dampak dari kekalahan Indonesia setelah menghadapi gugatan Negeri Samba di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Peternak menyebut datangnya impor ayam hidup asal Brasil berpotensi membuat harga ayam hidup peternak lokal di pasar tradisional jatuh.  

Pemerintah bakal membuka keran impor ayam dari Brasil, dampak dari kekalahan Indonesia setelah menghadapi gugatan Negeri Samba di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Peternak menyebut datangnya impor ayam hidup asal Brasil berpotensi membuat harga ayam peternak lokal di pasar tradisional jatuh. 

Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi mengatakan meski peternak tidak memasarkan ayam beku, tetap saja pasar ayam lokal akan terdesak dengan pasokan impor. Sebab, unggas impor tersebut dapat merembes masuk ke pasar tradisional.

"Artinya mereka mengambil sebagian pasar yang ada. Ini pengaruh besar ke harga ayam hidup di pasar tradisional," kata dia kepada katadata.co.id, Kamis (8/8).

(Baca: Buntut Kekalahan Gugatan di WTO, Indonesia Buka Impor Ayam dari Brasil)

Advertisement

Sugeng menyarankan pemerintah membantu peningkatan kualitas ayam peternak lokal. Caranya dengan menyesuaikan harga jual sarana produksi peternakan (Sapronak). Salah satu contoh yang dapat dilakukan ialah menyesuaikan harga pakan jagung.

Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan pembiayaan murah untuk perbaikan kandang peternak. Hal ini dinilai dapat meningkatkan produktivitas ayam nasional.

"Jadi efisiensi dimulai dari Sapronak dan kandang peternak," ujarnya.

(Baca: Kerja Sama Dagang, Kemendag: Impor Ikan Chili akan Melonjak Drastis)

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pemerintah siap membuka keran impor ayam dari Brasil. Ini dilakukan sebagai konsekuensi kekalahan Indonesia dalam menghadapi gugatan Brasil di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Enggar mengakui pemerintah telah menyalahi ketentuan WTO terkait perdagangan bebas dengan melarang masuknya ayam dan produk ayam dari Brasil.

"Tidak ada pilihan lain untuk kita menyesuaikan sesuai rekomendasi dari WTO," kata Enggar.

Brasil sebenarnya memenangkan kasus sengketa dagang melawan Indonesia di WTO pada 2017, namun negara tersebut menilai keputusan WTO tidak pernah diterapkan oleh Indonesia.

Alasannya, karena Brasil dianggap belum memiliki sertifikasi sanitasi internasional atau sertifikat halal yang perlu dikeluarkan oleh pemerintah negara Islam. Brasil saat ini merupakan salah satu negara pengekspor unggas terbesar di dunia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait