Cegah Penyebaran Covid-19, Menkes Terawan Restui PSBB Kabupaten Gowa

Kabupaten Gowa jadi daerah kedua di Sulsel yang akan menerapkan PSBB
Ameidyo Daud Nasution
23 April 2020, 05:50
kabupaten gowa, psbb, virus corona
ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/nz
Warga berjaga di akses masuk Desa Romangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (16/4/2020). Menkes Terawan hari Rabu (22/4) menyetujui pelaksanaan PSBB Kabupaten Gowa.

Jumlah daerah di Indonesia yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan bertambah lagi. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menyetujui usul Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan untuk melaksanakan PSBB.

Persetujuan itu termaktub dalam Surat Keputusan Kemenkes RI Nomor HH.01.07/Menkes/273/2020 tertanggal 22 April 2020. Ini berarti setelah Kota Makassar, Gowa akan jadi daerah kedua di Sulsel yang memberlakukan pembatasan demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19. 

“Menkes baru menyetujui pelaksanaan PSBB Kabupaten Gowa hari ini,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto, Rabu (22/4).

(Baca: BNPB Prediksi PSBB Masih Berlangsung hingga Juni 2020)

Advertisement

Yurianto menjelaskan dikabulkannya usulan ini lantaran kondisi Kabupaten Gowa dengan tingkat penyebaran corona tinggi.  Selain itu berdasarkan hasil kajian sosial ekonomi, daerah ini dianggap perlu melaksanakan pembatasan.

Makanya Yurianto meminta Pemerintah Kabupaten Gowa segera menyusun aturan teknis PSBB. “Data yang dilaporkan memang menunjukkan peningkatan kasus Covid-19 serta diiringi transmisi lokal,” katanya.

Dilansir dari Antara, kasus positif Covid-19 di Gowa sudah mencapai 25 orang. Sedangkan 139 berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan pihaknya telah mempersiapkan langkah jika PSBB disetujui.

Apalagi mereka sebagai wilayah penyangga Makassar sudah ikut menjalankan sosialisasi pembatasan sejak beberapa hari lalu. “Jadi nanti tinggal masuk tahap uji coba dan penerapan,” kata Adnan.

(Baca: Anies Perpanjang PSBB di Jakarta hingga 22 Mei, Berlaku Sanksi Tegas)

Kabupaten Gowa sempat menyita perhatian ketika Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah membatalkan acara Ijtima Dunia pada bulan lalu. Nurdin khawatir tablig akbar tersebut jadi lokasi penularan virus corona lantaran ribuan orang berkumpul.

Bahkan acara tersebut nyaris berjalan banyaknya jemaah yang berdatangan dari dalam dan luar negeri. "Kami akan mengantar mereka pulang ke pelabuhan dan bandara dengan pengamanan yang dibutuhkan," ujar Nurdin bulan lalu.


 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait