Positif Corona di RI 9.771 Kasus, Hampir 1.400 Pasien Sembuh

Tambahan kasus positif corona di RI pada rilis data hari Rabu (29/4) sebanyak 260 orang
Ameidyo Daud Nasution
29 April 2020, 16:31
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasie
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool/aww.
Petugas di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Total kasus covid-19 di RI hingga Rabu (29/4) mencapai 9.771 kasus.

Pemerintah merilis data kinerja penanganan virus corona Covid-19 di RI hingga Rabu (29/4). Ada penambahan 260 kasus positif virus corona sehingga total 9.771 orang terinfeksi penyakit ini.

Jumlah tambahan kasus positif ini menurun dari kenaikan hari Selasa (28/4) lalu yang mencapai 415 orang. Hingga rilis data terkini, pemerintah telah menggelar uji 86.985 spesimen terhadap 67.784 pasien.

Selain itu ada penambahan 137 orang pasien sembuh sehingga total 1.391 orang dinyatakan pulih dari virus corona. Bertambahnya jumlah pemeriksaan dua kali spesimen negatif ini merupakan rekor terbesar secara harian.

“Pasien sembuh terbanyak berada di DKI yakni 440 orang, Jawa Timur 152 orang, Sulawesi Selatan 118 orang, Jawa barat 107 pasien, dan Jawa Tengah 101 orang,” kata juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (29/4).

Advertisement

(Baca: Pemerintah Sebut 80% Masalah Corona Merupakan Persoalan Psikologis)

Sedangkan angka kematian akibat Covid-19 bertambah 11 menjadi 784 orang. Yurianto mengatakan pasien meninggal terbanyak ada di rentang usia 30 sampai 59 tahun dengan jumlah 364 orang.

“Sebanyak 311 orang ada di usia 60-79 tahun. Di atas 80 tahun ada 28 orang,” kata Yurianto.

Selain itu dia menyampaikan ada 221.750 orang yang masuk dalam pemantauan (ODP) terkait corona. Sedangkan 21.653 merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang jadi prioritas pemeriksaan di laboratorium. “Agar kami bisa konfirmasi hasilnya,” katanya.

Gambaran kasus ini menandakan pemutusan rantai penularan Covid-19 harus terus dilakukan masyarakat. Caranya dengan menjaga imunitas, rajin mencuci tangan, tidak berdekatan secara fisik, dan tetap berada di rumah.

“Tidak panik serta beristirahat dengan cukup dan teratur,” ujar Yurianto.

(Baca: Pasien Corona RI yang Meninggal Terbanyak Berusia 30-59 Tahun)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait