Positif Corona di RI 11.587 Orang, Hampir 2.000 Pasien Telah Sembuh

Angka kematian akibat infeksi corona meningkat 19 menjadi 864 orang.
Ameidyo Daud Nasution
4 Mei 2020, 16:34
virus corona, covid-19, pasien corona
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/pras.
Rapid test COVID-19 di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (4/5/2020). Hingga Senin (4/5), kasus positif Covid-19 di RI mencapai 11.587 orang.

Pemerintah merilis data terbaru penanganan virus corona Covid-19 hingga Senin (4/5). Ada tambahan 395 kasus sehingga total angka positif infeksi corona di RI mencapai 11.587 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 78 menjadi 1.954 orang. Adapun angka kematian akibat infeksi corona hingga hari ini meningkat 19 jadi 864 orang.

“Spesimen yang diperiksa sampai saat ini 116.861 berasal dari 86.061 pasien,” kata juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (4/5).

(Baca: Target Tes PCR Belum Tercapai, Gugus Tugas Sebut Berbagai Kendala)

Advertisement

Jumlah pasien yang sembuh terbanyak berada di Jakarta dengan 4.539 orang, Jawa Barat sebanyak 1.252 pasien, dan Jawa Timur yakni 1.124 orang dengan hasil dua kali tes spesimen negatif.

Yurianto mengatakan selain itu ada 238.178 orang yang masuk dalam kategori dalam pemantauan (ODP) terkait corona. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 24.020 orang.

“Ini yang sedang proses konfirmasi ke laboratorium tes polymerase chain reaction,” katanya.

Dia kembali mengimbau masyarakat untuk kompak adalam memutuskan rantai penularan Covid-19. Tujuannya agar pandemi ini dapat melambat penyebarannya sehingga masyarakat mulai bisa beraktivitas normal.

“Agar Juni atau juli bisa lebih baik dibanding sekarang,” kata Yurianto.

(Baca: Jokowi Buka Opsi Geser Cuti Lebaran ke Libur Idul Adha Akhir Juli)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait