Tiga Kota di Jabodetabek Belum Tersentuh Beras Bansos dari Bulog

Tiga kota yang belum mendapatkan bantuan yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Depok.
Image title
Oleh Tri Kurnia Yunianto
18 Mei 2020, 21:23
bulog, psbb, jabodetabek, beras
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Ilustrasi kegiatan di Gudang Bulog, Banten, Jumat (29/11/2019). Hingga Senin (18/5) Bulog belum menyalurkan beras bansos ke tiga kota di Jabodetabek.

 

Perum Bulog telah merealisasikan 64,3% beras bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek. Namun dari jumlah tersebut masih ada tiga wilayah yang belum mendapatkan bantuan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan setidaknya sudah ada 1,45 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak mendapatkan bantuan tersebut. Adapun tiga kota yang belum mendapatkan bantuan yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Depok.

Tri tidak menjelaskan apa alasan tiga kota belum tersentuh bantuan. Namun ia menyampaikan dalam waktu dekat seluruh KPM di Ibu Kota dan penyangganya sudah mendapatkan bantuan. "Kami diberi tenggat waktu mulai 5 sampai 18 Mei. Dari 1,4 juta realiasi sudah 933 ribu KPM atau 64,36% hingga Minggu (17/5)," kata dia saat menggelar telekonferensi pers di Jakarta, Senin (18/5).

(Baca: Permintaan Tinggi saat Corona, Bulog Klaim Cadangan Beras 1,4 Juta Ton)

Dia menjelaskan awalnya target penerima bansos yang menjadi penugasan Bulog dari pemerintah mencapai 1,9 juta KPM di seluruh Jabodetabek. Namun belakangan sasaran tersebut terkoreksi menjadi sekitar 1,4 juta KPM. 

Masing-masing KPM mendapatkan beras dari Kementerian Sosial sebanyak 25 kilogram melalui dua skema. "Pertama sembako yang di dalamnya ada beras, minyak goreng, gula pasir, sarden dan macam-macam komoditi atau beras saja yang diserap Bulog," kata Tri.

Berdasarkan catatannya, bansos sembako itu telah dibagikan di wilayah Jakarta Barat sebanyak 216.662 KPM atau 99,8%, Jakarta Pusat sebesar 89.904 KPM atau 99,7%, Kepulauan Seribu 1.369 KPM atau 42,2%. Lalu, Jakarta Utara sebanyak 165.067 KPM atau 104,1%, Jakarta Timur 270.773 KPM atau 98,8%, Jakarta Selatan sebanyak 189.627 KPM atau 96%.

Kemudian, untuk Kota Bekasi penyalurannya baru 291 KPM atau 0,15%, dan Kabupaten Bogor baru 112 KPM atau 0,16%. Secara rinci, dari total target 1,45 juta KPM, jumlah penerima KPM di Kepulauan Seribu sebanyak 3,244 KPM, Jakarta Barat 216.899 KPM, di Jakarta Pusat sebanyak 90.172 KPM.

Di Jakarta Timur ada 273.784 KPM yang perlu disalurkan bansos. Sedangkan di Jakarta Utara sebanyak 158.481 KPM, Kota Tangerang 55.332 KPM, Kabupaten Bogor sebanyak 70.468 KPM, Kota Bekasi 197.785 KPM, Kota Depok 124.129 KPM, dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 63.045 KPM.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga yang berhak menerima bantuan namun belum terdaftar segera melapor. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan bantuan bagi seluruh warga yang berhak.

Ditargetkan bantuan akan meluas ke Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek), ketika status yang sama telah diterapkan. Pasalnya, bantuan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat.

"Jadi bantuan akan diberikan bukan hanya untuk warga Jakarta tapi warga Jabodetabek karena bukan hanya dari Pemprov DKI Jakarta tapi juga dari Kementerian terkait," kata Anies beberapa waktu lalu.

(Baca: Langkah Bulog & Kementan Atasi Ancaman Defisit Pangan Saat Pandemi)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Video Pilihan

Artikel Terkait