Survei Indikator: Kepuasan Warga Terhadap Kinerja Jokowi Menurun

Tingkat kepuasan responden terhadap kinerja beberapa institusi negara juga mengalami penurunan
Image title
8 Juni 2020, 06:00
jokowi, corona, survei
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Presiden Joko Widodo (tengah) meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020). Dari hasil survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan masyarakat keapda Jokowi turun tipis dari Februari ke Mei 2020.

Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbarunya pada hari Minggu (7/6). Dari hasil pengambilan sampel opini dari responden, kinerja Presiden Joko Widodo menurun tipis pada Mei 2020 dibandingkan Februari 2020.

Survei bertajuk persepsi publik terhadap penanganan Covid-19 digelar pada periode 16-18 Mei 2020 dengan margin of error kurang lebih 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Adapun metode wawancara telepon dengan random sampling kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia.

"Kepuasan terhadap kerja Jokowi sekitar 66.5%. Cenderung menurun tapi tidak signifikan dibanding temuan sebelumnya yaitu 69,5%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi dalam diskusi daring di Jakarta, Minggu (7/6).

(Baca: Dampak Covid-19: Elektabilitas Anies-Khofifah Turun, Ganjar-RK Naik)

Advertisement

Burhanudin mengatakan, di bulan Mei responden yang menjawab cukup puas sebanyak 52,2%, kurang puas 27,4% dan sangat puas 14,3%. Sedangkan tidak puas sama sekali sebanyak 2,3% dan tidak menjawab 3,8%.

Dibandingkan bulan Februari, responden yang menjawab cukup puas 57,6%, sangat puas 11,9%, kurang puas 26,1%. Lalu yang menjawab tidak puas sama sekali 2% dan tidak menjawab 2,3%.

Tak hanya itu, berdasarkan hasil survei diketahui tingkat kepercayaan responden terhadap kinerja beberapa institusi negara juga mengalami penurunan. Kepercayaan responden terhadap Presiden turun dari 92,2% menjadi 82,8%, intitusi TNI menurun dari 95,4% menjadi 85,5%, dan Polri turun dari 85,6% menjadi 79,4%.

Penurunan kepercayaan juga terjadi pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari 81,3% menjadi 74,7%, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari 79,1% menjadi 72,1%. Sedangkan responden yang percaya pada kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus menurun dari 74,6% menjadi 60,1% dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari 74,6% menjadi 63,5%.

Adapun tingkat kepercayaan responden terhadap Kejaksaan Agung stagnan di angka 74,1%, "Trust terhadap lembaga negara tetap tinggi meski cenderung menurun dibanding temuan sebelumnya," kata Burhan.

(Baca: Survei: Imbas Corona, Mayoritas Warga Anggap Ekonomi RI Saat Ini Buruk)

 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait