Survei: 63% Responden Puas Atas Kerja Gugus Tugas Tangani Covid-19

Namun ada 42% responden lulusan perguruan tinggi yang kurang puas atas langkah penanganan corona oleh pemerintah.
Image title
8 Juni 2020, 17:19
survei, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz
Kepala Gugs Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo (kanan) di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020). Dari hasil survei, mayoritas responden puas dengan kerja Gugus Tugas dalam menangani Covid-19.

Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ternyata mendapatkan pandangan positif dari masyarakat. Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menemukan bahwa mayoritas responden RI puas dengan kerja lembaga yang dipimpin Doni Monardo ini.

Survei bertajuk persepsi publik terhadap penanganan Covid-19 ini dilakukan terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih acak dengan metode simple random sampling serta dilakukan pada 16-18 Mei 2020.

Dari hasil penelitian, 55% responden menyatakan cukup puas dengan kerja Gugus Tugas. Sedangkan 8,7% sangat puas atas kerja lembaga tersebut dalam mengatasi virus corona.

Sedangkan 24% masyarakat menyatakan kurang puas dan 1,9% tidak puas sama sekali dengan kinerja Gugus Tugas. Selain itu ada 10,4% yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

Advertisement

“Sebanyak 63,7% publik cukup atau sangat puas atas kinerja Gugus Tugas di bawah pimpinan Doni Monardo,” demikian keterangan tertulis Indikator Politik Indonesia, Senin (8/6).

(Baca: Survei Indikator: Kepuasan Warga Terhadap Kinerja Jokowi Menurun)

Jika dibagi menurut demografi, kepuasan atas kerja Gugus Tugas tersebar hampir merata di semua indikator baik itu gender, agama, pendidikan, pekerjaan, hingga pendapatan. Di segmen pendidikan Sekolah Dasar sampai perguruan tinggi, responden yang menyatakan puas mencapai 61,9%-66,8%.

Begitu pula di segmen pekerjaan petani dan buruh, tingkat kepuasan terhadap Gugus Tugas mencapai 63,3%. Sedangkan responden PNS, swasta, guru, dan professional yang puas sebesar 60,5%.

Meski demikian, angka kepuasan terhadap penanganan Covid-19 oleh pemerintah berhubungan dengan tingkat pendidikan responden. Dari survei, 42,7% responden berpendidikan minimal perguruan tinggi mengatakan kurang puas terhadap langkah pemerintah.

Sedangkan lulusan 37,6% lulusan SLTA menyatakan puas. Adapun lulusan SD yang mengaku tak puas kepada penanganan Covid-19 pemerintah hanya 21,8%.

“Usia tidak terlalu banyak berbeda, dari sisi gender juga. Tapi dari sisi pendidikan agak berbeda,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, Minggu (8/6).

(Baca: Survei: Imbas Corona, Mayoritas Warga Anggap Ekonomi RI Saat Ini Buruk)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait