Bappenas Targetkan Tes Corona RI Naik Jadi 27 Ribu Spesimen per Hari

Baru DKI Jakarta yang hampir memenuhi syarat jumlah tes Covid-19
Agatha Olivia Victoria
9 Juni 2020, 19:24
tes corona, bappenas, virus corona
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc.
Tes swab di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Selasa (9/6/2020). Bappenas (9/6) menargetkan uji spesimen corona bisa mencapai 27 ribu per hari.

Pemerintah menargetkan kemampuan uji spesimen virus corona Covid-19 bisa ditingkatkan paling tidak 27 ribu sampel per hari. Angka tersebut demi mengejar target ideal yang menjadi anjuran organisasi kesehatan dunia (WHO).

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan bawahannya agar mampu meningkatkan jumlah tes dari 10 ribu menjadi 20 ribu per hari. Namun Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa meyakini kemampuan RI menggelar uji spesimen bisa di atas itu.

“Hitungan kami, kemampuan tes PCR bisa ditingkatkan minimal jadi 27 ribu," kata Suharso dalam Bicara Data Virtual Series bertajuk 'Strategi Besar Pemulihan Nasional Pasca Pandemi' oleh Katadata.co.id, Selasa (9/6).

(Baca: Jokowi Tambah Target Uji Spesimen Corona jadi 20 Ribu Per Hari)

Advertisement

Suharso menjelaskan angka uji spesimen corona di RI saat ini masih di bawah anjuran WHO. Mereka mengimbau tiap negara dengan satu kasus Covid-19 bisa melakukan tes terhadap 20 orang.

Dia mengatakan saat ini rata-raat negara di dunia bisa melakukan tes kepada 11,8 orang jika ada satu kasus baru infeksi corona. Sedangkan angka tes di RI baru mencapa 8,4-8,6 orang per satu penularan. "Jadi harus naik pelan-pelan," ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan kepercayaan global terhadap Indonesia bisa meningkat di mata dunia jika jumlah tes bisa bertambah. Selain itu, RI juga akan dianggap sebagai negara yang bisa menekan angka kasus positif corona dengan baik.

“Dan kami pastikan langkahnya berbasis ilmiah dan mengikuti anjuran WHO,” kata Suharso.

Suharso melanjutkan, hingga saat ini hanya DKI Jakarta yang hampir memenuhi syarat jumlah tes Covid-19 yakni 46-48% dari seluruh jumlah tes nasional. Sementara sisanya terbagi di seluruh provinsi Indonesia.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah tambahan uji spesimen pada hari Selasa (9/6) mencapai 16.181 sampel. Sedangkan total angka spesimen yang telah diperiksa sebanyak 429.161 sampel.

Dari angka kumulatif itu, 421.435 spesimen diperiksa melalui metode real time PCR. Sedangkan 7.726 melalui tes cepat molekuler (TCM). Sedangkan total penduduk di RI yang telah diperiksa sebanyak 281.653 orang.

(Baca: Rekor 1.043 Kasus Baru, 33.076 Orang di RI Positif Terkena Corona)

Reporter: Agatha Olivia Victoria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait