Rekor 1.241 Kasus Baru Corona RI, Terbanyak Berasal dari Jawa Timur

DKI Jakarta berada di posisi ketiga penyumbang kasus baru corona dengan
Ameidyo Daud Nasution
10 Juni 2020, 17:18
jawa timur, virus corona, covid-19
ANTARA FOTO/Didik Suhartono/pras.
Rapid Test di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2020). Dari data pemerintah, Jawa Timur sumbang 273 kasus baru corona pada hari Rabu (10/6).

Kasus baru virus corona kembali mencetak rekor tambahan 1.241 orang pada Rabu (10/6). Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kenaikan terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 273 infeksi baru.

Di bawah Jatim, ada Provinsi Sulawesi Selatan yang melaporkan adanya 189 kasus baru. Sedangkan di posisi ketiga ada DKI Jakarta dengan tambahan 157 pasien corona.

“Di Jawa Tengah ada (tambahan) 139 orang positif dan 118 sembuh. Sedangkan di Kalimantan Selatan ada 127 kasus baru dan 10 sembuh, kata juru bicara nasonal penanganan corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (10/6).

(Baca: Kembali Cetak Rekor, Positif Corona di RI Melonjak 1.241 Kasus)

Advertisement

Meski demikian, dia juga mengatakan ada 15 provinsi dengan penambahan kasus di bawah 10. Bahkan 6 di antaranya tidak melaporkan tambahan positif corona pada hari ini.

“Seperti Gorontalo itu hanya 6 kasus dan 7 sembuh. Ini kabar gembira bahwa (corona) bisa dikendalikan,” kata Yurianto.

Adapun jumlah kasus positif secara kumulatif corona di RI hingga hari ini mencapai 34.316 orang. Yurianto mengatakan peningkatan angka ini sejalan dengan penelusuran secara masif yang dilakukan pemerintah.

“Sejalan arahan Presiden untuk melakukan tracing secara agresif,” ujarnya.

Sedangkan jumlah pasien sembuh juga bertambah 715 sehingga total 12.129 orang dinyatakan pulih dari corona. Adapun angka kematian meningkat 36 menjadi 1.959 orang.

“Penularan masih terjadi, artinya ada yang sakit namun tidak mengisolasi diri,” ujar Yurianto.

(Baca: Setelah Jakarta, Menengok Persiapan PSBB Masa Transisi di Surabaya)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait