Positif Corona RI Melonjak 1.111 Kasus, Terbanyak dari Jatim & Jakarta

Total angka positif Covid-19 di RI mencapai 36.406 pasien.
Ameidyo Daud Nasution
12 Juni 2020, 16:23
virus corona, jakarta, jawa timur
ANTARA FOTO/Anindira Kintara/Lmo/aww.
Tes usap di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (11/6/2020). Kasus baru corona di RI hingga Jumat (12/6) bertambah 1.111 orang.

Jumlah kasus virus corona yang dilaporkan pemerintah hari Jumat (12/6) kembali melonjak hingga 1.111 orang. Ini berarti secara kumulatif, angka positif Covid-19 di RI mencapai 36.406 pasien.

Juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto mengatakan wilayah penyumbang kasus terbanyak hari ini adalah Jawa Timur dengan 318 positif baru. Di posisi kedua ada DKI Jakarta dengan jumlah pasien baru 93 orang.

“Selama 24 jam kami laporkan jumlah pemriksaan 15.333 spesimen, artinya sudah ada 478.953 sampel diperiksa,” kata Yurianto di Gedung BNPB, Jumat (12/6).

(Baca: Salip Jakarta, Jatim Catat Angka Kematian Tertinggi Akibat Corona)

Advertisement

Yurianto juga mengatakan jumlah pasien sembuh bertambah 577 menjadi 13.213 orang. Sedangkan angka kematian meningkat 48 sehingga 2.048 orang meninggal usai terinfeksi corona.

Selain itu pemerintah juga melaporkan adanya 37.508 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.923 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19. “Sebanyak 424 kabupaten dan kotamadya sudah terkena (pandemi corona),” ujarnya.

Yurianto mengatakan pemerintah terus menjalankan penelusuran secara aktif terhadap kasus corona. Namun ia juga mengingatkan masyarakat bahwa pengendalian dan kepatuhan protokol kesehatan juga menjadi kunci memutus rantai penularan.

“Jaga jarak dan rajin mencuci tangan. Jalankan pola hidup yang bersih dan sehat,” kata dia.

(Baca: Lapor Covid-19 Sebut 7.280 Orang Meninggal Dunia Terkait Corona)

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait