Positif Corona RI Naik 1.082 Kasus, Terbanyak dari Jatim dan Jateng

Total 55.092 orang di RI telah terinfeksi Covid-19 hingga hari ini.
Ameidyo Daud Nasution
29 Juni 2020, 16:21
virus corona, covid-19, jawa timur
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/hp.
Tes cepat COVID-19 di kawasan Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (27/6/2020). Jumlah kasus corona RI pada Senin bertambah 1.082 menjadi 55.092 orang.

Pemerintah kembali merilis data penanganan virus corona di Indonesia hingga Senin (29/6). Ada tambahan 1.082 kasus baru sehingga total 55.092 orang terinfeksi Covid-19.

Provinsi Jawa Timur menyumbang tambahan kasus terbanyak yakni 297 orang. Di bawahnya ada Jawa Tengah yang melaporkan adanya 198 pasien baru.

Juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto mengatakan kenaikan kasus ini didapatkan dari 11.783 hasil uji spesimen. “Sampai hari ini sudah ada 782.383 spesimen yang kami periksa,” katanya di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (29/6).

(Baca: Pemerintah Prioritaskan Redam Penularan Corona di 57 Zona Merah)

Advertisement

Jumlah pasien sembuh yang dilaporkan hari ini melonjak 864 menjadi 23.800 orang. Sedangkan angka kematian akibat corona juga meningkat 51 sehigga total 2.805 orang meninggal dunia usai terkena corona.

“Kalau persentasenya meninggal 5,15%, lebih rendah dari Jepang yaitu 5,33%,” kata Yurianto.

Selain itu pemerintah juga memantau 41.605 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.335 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona. “Total ada 448 kabupaten dan kotamadya yang telah terdampak,” katanya.

Yurianto juga meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan corona. Dia mengatakan memasuki hari kerja, warga berpotensi lengah terhadap aturan yang ada.

“Jaga komitmen kita agar bisa bersama-sama mengendalikan Covid-19,” ujarnya.

(Baca: Jokowi Minta Menteri Buat Terobosan dan Tak Ego Sektoral Tangani Covid)

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait