Kembali Pecahkan Rekor, Positif Corona RI Melonjak 1.624 Kasus

Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar rekor kasus baru ini dengan tambahan 374 orang
Ameidyo Daud Nasution
2 Juli 2020, 16:16
virus corona, covid-19, rekor kasus corona
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
tes usap (swab test) ke pedagang di Jakarta, Rabu (17/6/2020). Jumlah kasus corona di RI pada Kamis (27/60 bertambah 1.624 orang.

Pemerintah melaporkan adanya rekor tambahan 1.624 kasus baru virus corona di Indonesia pada rilis data hari Kamis (2/7). Dengan kenaikan ini maka 59.394 orang di Indonesia telah terinfeksi Covid-19.

Angka tersebut didapatkan dari tambahan 23.519 uji spesimen yang dilaporkan hari ini. Secara akumulatif, total tes corona yang dilaporkan laboratorium seluruh RI mencapai 849.155 sampel.

“Sebagian dari kasus ini tidak memiliki indikasi untuk dirawat di rumah sakit. Maka kami sarankan untuk isolasi mandiri,” kata juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (2/7).

(Baca: Surabaya Menjadi Kota dengan Kasus Corona Terbanyak di RI )

Advertisement

Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar rekor kasus baru ini dengan tambahan 374 orang. DKI Jakarta berada di peringkat kedua yakni melaporkan adanya 190 pasien baru. Di bawahnya ada Sulawesi Selatan sebanyak 165 orang dilaporkan terinfeksi penyakit ini.

Yurianto menjelaskan jumlah kasus sembuh juga bertambah 1.072 menjadi 26.667 orang. Sedangkan angka kematian akibat corona meningkat 53 menjadi 2.987 pasien.

“Kami juga memantau 40.778 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.359 pasien dalam pengawasan (PDP),” katanya.

Dia mengatakan tambahan kasus ini harus menjadi perhatian masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Dengan disiplin, maka warga tetap bisa beraktivitas di masa normal baru (new normal).

“Kita ubah kebiasaan yang dulu dianggap normal karena saat itu ancaman Covid-19 belum ada,” kata Yurianto.

(Baca: Corona Meluas Cepat, WHO Ingatkan Beberapa Negara Perlu Lockdown Lagi)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait