Pecahkan Rekor, Positif Corona di RI Melonjak 1.853 Kasus

Tambahan kasus paling besar disumbang oleh Provinsi Jawa Timur dan DKI Jakarta.
Ameidyo Daud Nasution
8 Juli 2020, 16:10
virus corona, rekor corona, covid-19
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/hp.
Penjemputan pekerja kapal KMP Teluk Sinabang yang diduga reaktif COVID-19, di Pelabuhan penyeberangan Meulaboh-Sinabang, Aceh Barat, Aceh, Selasa (7/7/2020). Jumlah kasus corona hingga Rabu (8/7) melonjak 1.863 kasus.

Jumlah kasus baru virus corona di Indonesia kembali memecahkan rekor tambahan pada rilis data Rabu (8/7). Ada lonjakan 1.853 pasien  sehingga total 68.079 orang positif terinfeksi Covid-19.

Angka ini didapatkan dari hasil tambahan uji 22.183 spesimen baru yang dilaporkan hari ini. Total seluruh jejaring laboratorium di Indonesia telah memeriksa 968.237 sampel.

Juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto mengatakan sebagian besar kasus ini adalah orang dengan gejala minimal. Oleh sebab itu pemerintah hanya melakukan isolasi mandiri kepada mereka.

“Agar patuh pada pedoman pelaksanaan isolasi di rumah dan tidak jadi sumber penularan,” kata Yurianto saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/7).

Advertisement

(Baca: Anggaran Kesehatan Covid-19 Baru Cair 5,12%)

Dia menjelaskan, tambahan kasus paling besar disumbang oleh Provinsi Jawa Timur yakni 366 kasus, DKI Jakarta 357 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 205 pasien. Setelah itu ada Sulawesi Selatan dengan 166 positif baru dan Sumatera Utara yang melaporkan 156 kasus. “Sebanyak 456 kabupaten dan kota telah terdampak,” kata Yurianto.

Sedangkan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 800 sehingga total 31.585 orang dinyatakan telah pulih dari penyakit ini. Namun ada pula kenaikan angka kematian akibat corona sebanyak 50 orang. “Sehingga total akumulasinya 3.359 orang meninggal,” katanya.

Pemerintah juga melaporkan adanya 38.498 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.636 pasien dalam pengawasan (PDP). Mereka saat ini diawasi dengan ketat selama 14 hari. “Karena punya riwayat kontak dekat dengan kasus positif,” ujar Yurianto.

(Baca: WHO: Muncul Bukti Covid-19 Bisa Menyebar Melalui Udara)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait