Jumlah Kasus Corona Dunia Tembus 12 Juta Orang, 25% Berasal dari AS

Beberapa negara sedang mengalami gelombang dua serangan virus corona
Ameidyo Daud Nasution
9 Juli 2020, 15:12
Sergio Moraes Seorang pria berjalan di sebelah grafiti yang menggambarkan petugas kebersihan memakai alat pelindung diri menyemprotkan virus berwajah Presiden Brasil Jair Bolsonaro ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Rio de Janeiro,
ANTARA FOTO/ REUTERS/Sergio Moraes/WSJ/dj
Sergio Moraes Seorang pria berjalan di sebelah mural virus corona (COVID-19), di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (12/6/2020). Jumlah kasus corona dunia telah menembus 12 juta orang.

Jumlah kasus virus corona global kembali melonjak hingga menembus 12 juta orang hingga Kamis (9/7).  Ini berarti angka pasien Covid-19 telah bertambah sejuta sejak Jumat (3/7) lalu.

Dari laman Worldometers, angka positif Covid-19 telah menyentuh angka 12,1 juta pada Rabu (8/7) kemarin. Sedangkan dari Johns Hopkins University & Medicine Coronavirus Resource Center, kasus menembus 12 juta pada hari ini.

Hingga 14.00 WIB, Amerika Serikat masih menyumbang kasus corona terbesar yakni 3.158.932 kasus atau 25,9%. Brazil berada di posisi kedua dengan 1.716.196 pasien, setara 14,1% dari seluruh angka Covid-19 global.

Kasus corona di Negeri Paman Sam hingga pekan ini masih terus bertambah. Bahkan angka pasien baru mencapai rekor kenaikan 61.848 hari Rabu (8/7) kemarin. Sumbangan terbesar datang dari Negara Bagian California dan Texas yang masing-masing melaporkan kasus baru di atas 10 ribu orang.

Advertisement

“Negara bagian yang memiliki masalah serius harus memikirkan penutupan (aktivitas). Namun masing-masing wilayah berbeda. " kata pakar penyakit menular AS Dr Anthony Fauci dikutip dari The New York Times, Kamis (9/7).

(Baca: Kasus Corona di AS Tembus 3 Juta, Lonjakan Terjadi di 24 Negara Bagian)

Sedangkan kasus di Brazil masih terus bertambah secara signifikan tiap harinya. Bahkan pekan ini corona telah menulari Presiden Brazil Jair Bolsonaro. “Suhu badan mencapai 38 derajat Celsius. Dokter kepresidenan mengatakan ini adalah gejala Covid-19,” kata Bolsonaro beberapa hari lalu.

Selain itu beberapa negara saat ini sedang mengalami gelombang dua virus corona. Setelah Australia dan Israel, ledakan infeksi muncul kembali di Jepang. Bahkan hari ini dilaporkan ada 224 kasus baru Covid-19 di Tokyo.

Pemerintah Australia telah memulai karantina wilayah di Kota Melbourne pada Rabu (8/7). Otoritas juga akan mengerahkan ribuan aparat untuk membantu warga saat menjalani karantina. “Ini tidak akan memakan waktu yang lama,” ujar Menteri Utama Negara Bagian Victoria Daniel Andrews.

Adapun Indonesia dengan 68.079 kasus berada di urutan 26 dunia. Posisi RI di bawah Swedia yang memiliki angka positif sebanyak 73.858 orang dan di atas Irak yakni 67.442 pasien.

Jumlah kasus di RI merupakan yang terbesar di wilayah Asia Tenggara. Sedangkan di posisi kedua adalah Filipina dengan jumlah 50.359 kasus. Mereka menyalip Singapura yang saat ini di peringkat ketiga yakni 45.423 pasien positif corona.

(Baca: Pecahkan Rekor, Positif Corona di RI Melonjak 1.853 Kasus)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait