Kasus Baru Corona RI 1.282 Orang, Hampir 50% Berasal dari Tiga Wilayah

Sedangkan Provinsi DKI Jakarta masih menyumbang kenaikan kasus terbesar yakni 281 orang.
Ameidyo Daud Nasution
13 Juli 2020, 16:21
virus corona, covid-19, update data corona
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/pras.
Tes usap (swab) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/7/2020). Jumlah kasus corona RI bertambah 1.282 orang pada Senin (13/7).

Jumlah kasus positif corona di Indonesia bertambah 1.282 menjadi 76.981 orang pada rilis data hari Senin (13/7). Sedangkan Provinsi DKI Jakarta masih menyumbang kenaikan kasus terbesar yakni 281 orang.

Adapun Provinsi Jawa Timur tercatat menyumbang 219 kasus. Sedangkan pasien baru di Sulawesi Selatan bertambah 124 orang. Total ketiga wilayah ini menyumbang 624 atau 48,6% dari kenaikan angka corona hari ini.

“Jumlah pemeriksaan bertambah 13.100 spesimen. Dari angka tersebut total sudah ada 1.074.647 spesimen diperiksa,” kata Yurianto saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (13/7).

(Baca: Pemerintah Tak Akan Tutup Wilayah Meski Kasus Corona Terus Meningkat)

Advertisement

Yurianto mengatakan ada penambahan 1.051 pasien sembuh sehingga total 36.698 orang telah pulih dari corona. Namun pemerintah juga melaporkan adanya kenaikan 50 orang meninggal sehingga angka kematian akibat Covid-19 mencapai 3.656 kasus.

“Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 33.504 sedangkan pasien dalam pengawasan 13.439,” katanya.

Yurianto menjelaskan terus bertambahnya kasus karena masih ada penularan di tengah masyarakat terutama dari orang yang tak menunjukkan gejala Covid-19. Dia juga menyoroti masih banyak warga yang tak patuh dengan protokol kesehatan.

Salah satunya adalah mengenakan masker dengan tertib untuk melindungi wajahnya. Oleh sebab itu dia meminta masyarakat patuh menggunakan pelindung wajah demi mengurangi potensi terkena corona.

“Sekalipun berada di tengah orang yang kita kenal seperti kolega dan rekan kerja,” ujarnya.

(Baca: Kasus Naik, Jokowi Minta Gugus Tugas Kendalikan Covid di 8 Provinsi)

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait